Setelah digelarnya aksi ‘Kita Indonesia’ Minggu (4/12/2016) dua kader Partai Golkar berkelahi. Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta, Fayakhun Andriadi ribut dengan Ketua DPP Golkar bidang Pemuda dan OlahragaFahd El Fouz Arafiq.
Kabarnya, Fahd menuding Fayakhun gagal mengerahkan 10.000 massa untuk ikut aksi Kita Indonesia. Tapi Fayakhun membantah tudingan tersebut hingga percekcokan terjadi.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Raden Prabowo Argo Yuwono membenarkan kasus dugaan penganiayaan yang dilaporkan oleh Ketua DPD Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi. Fayakhun melaporkan koleganya, Ketua DPP Golkar bidang Pemuda dan Olahraga Fahd A Rafiq atas tuduhan pengeroyokan dan penganiayaan.
Raden Prabowo mengatakan, kejadian saat sejumlah kader Partai Golkar istirahat usai menggelar parade 4 Desember di Bundaran Hotel Indonesia. Menurut laporan yang diterima polisi, Fayakhun mengaku dipukul dan dianiaya oleh Fahd dan dua rekannya yang belum diketahui identitasnya.
Ketua DPP Golkar bidang Polhukam Yorrys Raweyai mengatakan, tidak tahu persis apa penyebab keduanya bertengkar. Menurut dia, kejadian itu di tengah keramaian orang, bahkan di lokasi itu ada Ketum Golkar Setya Novanto dan Sekjen Golkar Idrus Marham.
"Kita sedang duduk ramai-ramai di Grand Hyatt, ada Ketum, ada sekjen, kemudian tiba-tiba ada ribut bertengkar mulut di ujung sana," kata Yorrys
