Warga Guatemala meyakini bahwa dengan membakar boneka yang melambangkan iblis, akan membantu menjauhkan roh jahat dari rumah dan lingkungan mereka. Praktik semacam ini mulai dilakukan sejak abad ke-16 dan telah menyebar luas ke berbagai kota lainnya, sebelum akhirnya menjadi tradisi nasional.
Warga Guatemala membakar boneka kertas menyerupai presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang dipasangi tanduk iblis. Pembakaran ini merupakan bagian dari seremoni tradisional untuk mengusir roh jahat menjelang Natal.
Sosok Trump dianggap sebagai sosok negatif oleh kebanyakan warga Amerika Latin.
"Kami melawan orang ini dalam banyak aspek, terkait deportasi, tembok yang ingin dia bangun. Kami tidak setuju," cetus salah satu warga Guatemala yang ikut dalam seremoni ini, Astrid Soto.
Warga membakar boneka kertas atau pinata yang berbentuk dan berpenampilan seperti Trump. Boneka itu menggenggam uang palsu dan membawa bendera AS. Sepasang tanduk iblis dipasang di kepala boneka Trump itu.
Boneka Trump itu dibakar hingga habis terbakar, bersama berbagai boneka lainnya yang menggambarkan iblis.
Seperti dilansir Reuters, Jumat (9/12/2016), seremoni tradisional bernama 'La Quema del Diablo' atau yang berarti membakar setan itu digelar setiap tahun sebelum Natal datang.
DTK
