Warga Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, tidak menyangka seorang pejabat bisa jajan dan makan mi instan di pinggir jalan kampung kawasan pegunungan yang jauh berjarak sekitar 70 kilometer di pusat Kota Garut.
Mereka mengaku heran dengan tingkah laku Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi yang berada di kampungnya.
"Aneh, ini Kang Dedi yang sering di televisi kan. Kok makannya sambil duduk gitu di pinggir jalan kampung gini lagi. Saya heran dengan tingkah laku Pak Dedi ini," kata Titin, salah seorang warga yang melihat Dedi Mulyadi, Rabu (7/9/2016). "Memang merakyat banget, enggak ada pejabat yang berkunjung ke sini seperti ini," ucap perempuan 36 tahun ini.
"Aneh, ini Kang Dedi yang sering di televisi kan. Kok makannya sambil duduk gitu di pinggir jalan kampung gini lagi. Saya heran dengan tingkah laku Pak Dedi ini," kata Titin, salah seorang warga yang melihat Dedi Mulyadi, Rabu (7/9/2016). "Memang merakyat banget, enggak ada pejabat yang berkunjung ke sini seperti ini," ucap perempuan 36 tahun ini.
Rupanya banyak warga kampung mendengar kabar Dedi makan di warung pinggir jalan, berbondong warga langsung menghampiri dan meminta berfoto bersama.
Mereka terlihat senang bisa bertemu sosok Bupati Purwakarta itu di kampungnya yang terpencil.
"Ah, aneh. Tapi makasih Kang Dedi sudah mau foto-foto," ungkap seorang warga.
Dudung (45), warga setempat mengaku awalnya tidak mengetahui kalau rombongan yang makan mi di pinggir jalan adalah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Namun setelah mendekati kerumunan dirinya mengetahui kalau pejabat ini yang sering muncul di televisi dalam pemberitaan.
"Saya tak tahu awalnya siapa kok ramai di pinggir jalan. Ternyata Kang Dedi lagi makan mi," ujar dia.
"Ah, aneh. Tapi makasih Kang Dedi sudah mau foto-foto," ungkap seorang warga.
Dudung (45), warga setempat mengaku awalnya tidak mengetahui kalau rombongan yang makan mi di pinggir jalan adalah Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi. Namun setelah mendekati kerumunan dirinya mengetahui kalau pejabat ini yang sering muncul di televisi dalam pemberitaan.
"Saya tak tahu awalnya siapa kok ramai di pinggir jalan. Ternyata Kang Dedi lagi makan mi," ujar dia.
Kedatangan Dedi sebagai Ketua DPD I Golkar Jabar, untuk melantik Ketua DPD II Golkar Kabupaten Garut, Ade Ginanjar. Bukannya di gedung atau di hotel, Dedi melantik Ade di rumah tidak layak huni milik Mak Odah yang kini berusia 90 tahun, yang berada di Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Kabupaten Gar

Pelantikan digelar Rabu (7/9/2016) sore di rumah Mak Odah itu, selain Ade, Dedi pun melantik beberapa pengurus DPD II Golkar Kabupaten Garut lainnya.
"Selama ini kegiatan partai hanya menjadi euforia tanpa meninggalkan kesan bagi masyarakat. Kita harus mulai bersenyawa di tengah masyarakat. Jangan dekat dengan masyarakat saat ada momen politik saja," ujar Dedi Mulyadi.
Selain dekat dengan rakyat, kata Dedi, kerja sosial pun harus dilakukan setiap saat terhadap masyarakat. Salah satunya membangun rumah tidak layak huni (rutilahu) seperti milik Mak Odah yang kini telah lebih baik dari pada sebelumnya.
Dedi pun menegaskan, bagi ketua dan struktural partai yang baru dilantik diaruskan untuk membantu masyarakat membangun rutilahu di daerahnya masing-masing. "Tadi Pak Ade dan pengurus baru sudah menyanggupi perbaikan 125 rumah, dan targetnya Februari 2017 nanti selesai," ucap pria yang akrab disapa Kang Dedi itu.
Sejumlah warga desa mengatakan, mereka akan terus berdoa agar kang Dedi menjadi Gubernur Jawa Barat.
Kompas/Detik/Galaberita




