Orang ini nama aslinya Sarwendo. Tapi nama itu diubahnya menjadi Arswendo karena dianggapnya kurang komersial dan ngepop. Lalu di belakang namanya itu ditambahkannyalah nama ayahnya, Atmowiloto, sehingga namanya menjadi apa yang dikenal luas sekarang.
Siang itu di sebuah kafe, Arswendo sedang menunggu temannya yang janjian ketemu. Tapi tiba-tiba temannya itu menelepon: "Sori telat, jalanan maceeettt," kata temannya via telepon. Dengan santai Arswendo menjawab: "Tenang saja, tenaaang. Macet di jalanan itu enggak sendirian toh? Rame di jalanan toh?"
Arswendo memang begitu, respons spontannya sering tak terduga.
Kalau kumpul obrol ada Arswendo suasana pasti rame. Ada saja celetukkannya yang bikin susana jadi segar. Atau, dia sering celetuki omongan orang, bahkan kalau omongan orang itu norak dan membosankan, Arswendo akan nyeletuk nyaring: “Dahsyat, Dahsyat, Dahsyat!”
Sebagai penulis, ia sangat produktif, dan 'guru' bagi banyak penulis. Bukunya, "Mengarang Itu Gampang," yang terbit 1982 telah memotivasi banyak orang jadi penulis mahir.
Arswendo ada kalanya juga menggunakan nama samaran. Untuk cerita bersambungnya, "Sudesi" (Sukses dengan Satu Istri), di harian Kompas, ia menggunakan nama Sukmo Sasmito. Untuk "Auk" yang dimuat di koran Suara Pembaruan ia memakai nama "Lani Biki", kependekan dari Laki Bini Bini Laki, nama iseng ia pungut sekenanya. Nama-nama lain yang pernah dipakainya antara lain "Said Saat" dan "B.M.D Harahap".
Saat ini selain masih aktif menulis ia juga menjadi dosen di sebuah perguruan tinggi dan konsultan komunikasi dan budaya.
Bibliografi
- Bayiku yang Pertama (Sandiwara Komedi dalam 3 Babak) (1974)
- Sang Pangeran (1975)
- Sang Pemahat (1976)
- The Circus (1977)
- Saat-saat Kau Berbaring di Dadaku (1980)
- Dua Ibu (1981)
- Serangan Fajar (diangkat dari film yang memenangkan 6 Piala Citra pada Festival Film Indonesia) (1982)
- Pacar Ketinggalan Kereta (skenario dari novel "Kawinnya Juminten") (1985)
- Anak Ratapan Insan (1985)
- Airlangga (1985)
- Senopati Pamungkas (1986/2003) - dianggap sebagai bestseller oleh Gramedia
- Akar Asap Neraka (1986)
- Dukun Tanpa Kemenyan (1986)
- Indonesia from the Air (1986)
- Garem Koki (1986)
- Canting (sebuah roman keluarga) (1986) - dianggap sebagai bestseller oleh Gramedia
- Pengkhianatan G30S/PKI (1986)
- Lukisan Setangkai Mawar (17 cerita pendek pengarang Aksara) (1986)
- Telaah tentang Televisi (1986)
- Tembang Tanah Air (1989)
- Menghitung Hari (1993)
- Sebutir Mangga di Halaman Gereja: Paduan Puisi (1994)
- Projo & Brojo (1994)
- Oskep (1994)
- Abal-abal (1994)
- Khotbah di Penjara (1994)
- Auk (1994)
- Berserah itu Indah (kesaksian pribadi) (1994)
- Sudesi: Sukses dengan Satu Istri (1994)
- Sukma Sejati (1994)
- Surkumur, Mudukur dan Plekenyun (1995)
- Kisah Para Ratib (1996)
- Senja yang Paling Tidak Menarik (2001)
- Pesta Jangkrik (2001)
- Keluarga Cemara 1
- Keluarga Cemara 2 (2001)
- Keluarga Cemara 3 (2001)
- Kadir (2001)
- Keluarga Bahagia (2001)
- Darah Nelayan (2001)
- Dewa Mabuk (2001)
- Mencari Ayah Ibu (2002)
- Mengapa Bibi Tak ke Dokter? (2002)
- Dusun Tantangan (2002)
- Fotobiografi Djoenaedi Joesoef: Senyum, Sederhana, Sukses (2005)
- Kau Memanggilku Malaikat (2007)
- Imung
- Kiki
- Mengarang Itu Gampang
- 1 Kakak 7 Ponakan (RCTI, 1996)
- Keluarga Cemara (RCTI, 1996-2002)
- Deru Debu (SCTV, 1994-1996)
- Jalan Makin Membara II (SCTV, 1995-1996)
- Jalan Makin Membara III (SCTV, 1996-1997)
- Imung (SCTV, 1997)
- Ali Topan Anak Jalanan (SCTV, 1997-1998)





