Kehidupan yang kita kenal hampir berakhir pada hari Rabu (7/9) ketika sebuah meteor nyaris menabrak Bumi.
Sebagian besar manusia di planet ini melanjutkan aktivitas mereka seperti biasa, tidak mengetahui peristiwa yang NASA temukan itu.
Badan Antariksa AS tersebut mengumumkan bahwa asteroid yang memiliki nama 2016 RB1 tersebut melewati Bumi dengan jarak 40.000 km, kira-kira sepersepuluh jarak antara Bumi dan bulan.

NASA mengklaim bahwa ini adalah asteroid yang paling dekat mendekati Bumi, “setidaknya untuk setengah abad berikutnya”.
Batu ruang angkasa tersebut ditemukan oleh para astronom dari Catalina Sky Survey yang bekerja di puncak Gunung Lemmon bagian utara Tucson, Arizona.
Benda-benda ini memang sulit dideteksi sampai mereka memasuki atmosfer Bumi.
RT / Nina Fitri





