• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Aparat Australia Siksa Anak-anak dan Perempuan Pencari Suaka

Follow @GALABERITA
Category Category: INTERNASIONAL

Ribuan bocoran dokumen menguak praktik penyiksaan dan trauma yang dialami tahanan anak-anak dan perempuan di pusat-pusat penahanan Australia di Pulau Nauru.


Lebih dari setengah bocoran dokumen mengenai insiden itu, yang dipublikasikan suratkabar Guardian Australia, melibatkan dugaan penyiksaan terhadap anak-anak, yang jumlahnya mencapai 18 persen dari total jumlah tahanan di Nauru.

Dokumen-dokumen itu mengungkap sejumlah insiden pelecehan seksual, perlakuan semena-mena terhadap anak-anak, dan kisah-kisah sejumlah tahanan yang berusaha melukai diri mereka sendiri.

Sebuah dokumen, contohnya, menceritakan seorang anak perempuan yang menulis di buku sekolahnya bahwa ia sudah lelah dengan perlakuan buruk di kampnya dan ingin mati.

Menurut suratkabar itu, dokumen-dokumen itu merekam peristiwa yang berlangsung pada periode antara pertengahan tahun 2013 dan Oktober 2015.

PM Australia Malcolm Turnbull mengatakan, pihak berwenang akan memeriksa dokumen-dokumen itu untuk melihat apakah ada keluhan atau isu-isu yang tidak diatasi sepatutnya. Pemerintahnya juga mengatakan, laporan itu masih merupakan tuduhan.

Ratusan pencari suaka ditahan di Nauru atau di Papua Nugini, setelah mereka ditangkap di laut oleh kapal-kapal Angkatan Laut Australia. Para pengungsi itu dilarang bermukim di Australia, sekalipun jika mereka diberi status pengungsi.

Kelompok-kelompok HAM telah lama menyerukan kepada Canberra untuk mengakhiri program penahanan itu dan memukimkan kembali para tahanan tersebut di Australia atau di tempat-tempat lain. Namun, pemerintah Australia mengatakan, keberadaan pusat-pusat penahanan itu telah berhasil menghentikan usaha-usaha para pencari suaka untuk mencapai wilayah Australia dengan menempuh perjalanan laut yang berbahaya.

 
 
VOA / Siti Rahmah
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Nasib Arcandra, Kini Tak Punya Negara

Presiden Jokowi Berhentikan Arcandra dari jabatan Menteri ESDM

Menpora dan Kastaf Garnisun Gagal Paham UU, Depak Gloria dari Paskibraka

Siapa Pembunuh Imam Masjid New York?

Turki Mulai Gertak UE tentang Bebas Visa

Nasib Arcandra, Kini Tak Punya Negara

Presiden Jokowi Berhentikan Arcandra dari jabatan Menteri ESDM

Menpora dan Kastaf Garnisun Gagal Paham UU, Depak Gloria dari Paskibraka

Siapa Pembunuh Imam Masjid New York?

Turki Mulai Gertak UE tentang Bebas Visa

Pemberitaan Sidang Jessica Wongso Berpotensi Giring Opini Publik

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

Monster Pembunuh dari Sumatera

Nissan Kembangkan Mesin Bensin Terbaru, Membuat Mesin Diesel Canggih Usang

Sukacita Umat yang Baru Merdeka dari Penindasan ISIS

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Arcandra Gagal Menghadapi Situasi Pelik Penuh Jebakan

Hati-hati, Makanan Ini Tingkatkan Risiko Kanker

Ini 8 Jenis Kecerdasan yang Sama Pentingnya dengan IQ dan EQ

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC