• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Follow @GALABERITA
Category Category: FEATURES

Setiap negara memiliki persyaratan berbeda mengenai kewarganegaraan, juga, kebijakan berbeda mengenai kewarganegaraan ganda. Menurut hukum di Indonesia para WNI yang menjadi warga negara asing otomatis akan kehilangan kewarganegaraan Indonesianya.

Namun, hukum-hukum tersebut kadang memberi celah yang memungkinkan seseorang mendapatkan kewarganegaraan lain tanpa menghapus kewarganegaraan asli, sehingga menciptakan kondisi seseorang memiliki dua kewarganegaraan atau lebih. 

Ada negara-negara yang tidak mengijinkan warganya melepas kewarganegaraan. Misalnya Maroko dan Iran. Warganegara dari negara-negara itu boleh mendapat paspor negara lain, setelah itu, mereka akan punya dua kewarganegaraan.

Di Jerman, warganegara dari Iran dan Maroko bisa mendapat paspor Jerman dengan mengajukan permohonan khusus. Tanpa kehilangan atau menghapus kewarganegaraan asalnya, mereka akan punya dua kewarganegaraan.

Juga, warga keturunan Jerman yang tinggal di negara-negara Eropa Timur dan Rusia, anak yang orang tuanya memiliki kewarganegaraan Amerika Serikat, dan semua migran dari negara anggota Uni Eropa, bisa memiliki kewarganegaraan ganda.


Di banyak negara, setelah kewarganegaraan diberikan, negara pemberi dapat atau tidak dapat mempertimbangkan penghapusan kewarganegaraan lamanya secara sukarela agar sah. 

Dalam hal naturalisasi, sejumlah negara mensyaratkan mendaftar naturalisasi untuk menghapus kewarganegaraan mereka sebelumnya. Namun, penghapusan tersebut bisa saja tidak diakui oleh negara bersangkutan. Secara teknis, orang tersebut masih memiliki dua kewarganegaraan.

Hakim Agung Amerika Serikat John Rutledge menyatakan "seseorang boleh menikmati hak kewarganegaraan di bawah dua negara pada saat yang sama," tetapi AS mensyaratkan mendaftar naturalisasi untuk menghapus kewarganegaraan lamanya sebagai bagian dari upacara naturalisasi.

Untuk warga negara Britania Raya, pemerintah menghormati penghapusan kewarganegaraan hanya jika diselesaikan dengan otoritas Britania. Akibatnya, warga negara Britania yang dinaturalisasi di Amerika Serikat masih menjadi warga negara Britania di mata pemerintah Britania meski sudah menghapus kewarganegaraannya untuk memenuhi persyaratan otoritas Amerika Serikat.

Banyak kalangan sekarang mengusulkan agar aturan kewarganegaraan diubah. Peneliti migran, Profesor Jens Schneider dari Universitas Osnabrück yakin, peraturan kewarganegaraan nantinya akan berubah, karena tidak sesuai lagi dengan tuntutan modern.

 


Salah satu misi Diaspora Indonesia adalah mewujudkan Dwi Kewarganegaraan, pada Congress Indonesian Diaspora yang pertama di Los Angeles, Amerika Serikat Juli 2012 Diaspora Indonesia menyerahkan petisi DK secara resmi kepada pemerintah RI.

 
 
Siti Rahmah
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Jokowi yang Memulai, Jokowi yang Mengakhiri

Mahathir Bikin Partai Baru, Galang Oposisi terhadap PM Razak

Presiden Filipina: Saya Bisa Lebih Brutal Dari ISIS

Priyo: Ada Masalah Apa Presiden dengan Kepala BIN?

Giliran Menteri Rini Digoyang Isu Warga Negara AS

Jokowi yang Memulai, Jokowi yang Mengakhiri

Mahathir Bikin Partai Baru, Galang Oposisi terhadap PM Razak

Presiden Filipina: Saya Bisa Lebih Brutal Dari ISIS

Priyo: Ada Masalah Apa Presiden dengan Kepala BIN?

Giliran Menteri Rini Digoyang Isu Warga Negara AS

Pemuda Jerman ini Ancam Bumi Hanguskan Amerika

Siunie Sutjahjo, Perempuan Indonesia di Microsoft

Gloria jadi Duta Kemenpora, Pelipur Bagus dari Menpora

Pasukan Komando Cyber Cina, Ancam AS

Sebagian Besar Anggota Kelompok Teroris ISIS Tak Tahu Ajaran Islam

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

Arcandra Gagal Menghadapi Situasi Pelik Penuh Jebakan

Hati-hati, Makanan Ini Tingkatkan Risiko Kanker

Ini 8 Jenis Kecerdasan yang Sama Pentingnya dengan IQ dan EQ

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • FEATURES
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC