Di tengah tudingan Erdogan yang diarahkan kepadanya, Fethullah Gulen menyebut percobaan kudeta di Turki bagaikan film Hollywood. Gulen meyakini percobaan kudeta di Turki direkayasa.
Dalam wawancara dengan wartawan CNN, Fareed Zakaria, seperti dilansirCNN, Senin (1/8/2016), Gulen mengakui mungkin saja ada pendukungnya yang terlibat percobaan kudeta yang gagal itu. Namun dia tetap dengan tegas membantah dirinya terlibat langsung. "Mungkin saja ada beberapa orang-orang simpatisan (Gulen) di antara mereka," tutur Gulen.
Dalam wawancara dengan CNN itu, Gulen menyerukan agar organisasi internasional menyelidiki klaim pemerintah Turki soal keterkaitan dirinya dengan percobaan kudeta.
"Jika memang ada bukti bahwa saya memberitahu siapa saja soal hal ini (kudeta) secara verbal, jika memang ada percakapan via telepon, jika saja sepersepuluh dari tudingan ini benar ... saya akan menundukkan kepala dan mengatakan, 'Mereka mengatakan kebenaran. Biarkan mereka membawa saya. Biarkan mereka menggantung saya'," ucapnya.
Gulen berulang kali membantah tudingan pemerintah Turki soal dirinya mengarahkan para simpatisannya untuk mengganggu stabilitas rezim Erdogan.
"Beberapa orang merancang skenario, kemudian seseorang yang tampaknya seorang penggemar, memimpin sejumlah orang lainnya ke dalam ini (percobaan kudeta)," sebutnya.
"Terlihat lebih mirip film Hollywood daripada kudeta militer. Terlihat seperti sesuatu yang dilakukan dengan skenario. Bisa dipahami dari apa yang terlihat, bahwa mereka mempersiapkan lapangan agar menyadari itu sudah direncanakan," imbuh Gulen soal percobaan kudeta di Turki.
Saat ditanya apakah Gulen berpikir Erdogan yang mendalangi percobaan kudeta itu, Gulen menjawab: "Mempertimbangkan klaim semacam itu sama saja fitnah. Saya menyerahkan diri saya kepada Tuhan sebelum saya membuat tudingan semacam itu, karena saya bertanggung jawab langsung pada Tuhan." kata Gulen.

