Direktur Lingkar Madani (Lima) Indonesia, Ray Rangkuti meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar menata ulang koalisi pemerintahannya. Jokowi perlu mempertimbangkan membuang partai politik (parpol) yang tidak loyal.
"Harus ada penataan. Tidak bisa berada dalam pemerintahan tapi menikam dari belakang," kata Ray dalam diskusi bertema "Politik Indonesia Pasca 4 November: Jokowi, Teman Koalisi dan Pilkada" di Jakarta, Senin (7/11).
Ia menjelaskan, ada tiga partai yang diduga ikut 'bermain dari belakang' dalam aksi tersebut yaitu PAN, PPP dan PKB. Dalam aksi 4 November lalu, ketiga partai ini terlihat masuk dalam kelompok yang ingin menjatuhkan Jokowi.
Siapa Aktor Politik Aksi Demo 4 Nov yang Dimaksud Jokowi?
![]() |
| Meme yang beredar di media sosial |
"PPP dan PAN perlu dipertimbangkan untuk dibuang. PKB mungkin masih bertahan, tapi bisa saja kursi menteri dikurangi. Jika PAN dan PPP dibuang, koalisi pendukung Jokowi masih cukup mayoritas di parlemen. Ada PDIP, Golkar, Nasdem, Hanura dan PKB," tutupnya.

