Menu
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • FEATURES
      • XLINK
        • DETIK
        • TEMPO
        • KOMPAS
        • BBC
        • DW
        • VOA
        • NATIONAL GEOGRAPHIC
        • YOUTUBE
        • BERITASATU
        • VIVA
        • METROTVNEWS
        • MERDEKA
        • CNN
        • OKEZONE
        • JPNN
    • OPINI
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • ENTERTAINMENT
    • SPORT

Facebook Dituduh Beri Info Menyesatkan Saat Ambil Alih WhatsApp

Category Category: INTERNASIONAL

Hasil gambar untuk Facebook WhatsApp

Komisi UE mengatakan Facebook telah mengindikasikan bahwa mereka tidak akan dapat mencocokkan akun-akun pengguna kedua perusahaan.



Komisi Eropa telah menuduh Facebook Inc. memberikan informasi menyesatkan dalam pengambilalihan layanan pesan daring WhatsApp, membuat perusahaan itu kemungkinan didenda 1 persen dari omzetnya.

Pernyataan keberatan yang dikirim ke Facebook itu tidak akan berdampak pada persetujuan tahun 2014 mengenai penggabungan perusahaan dengan nilai US$22 miliar, menurut Komisi UE dalam pernyataan, Selasa (20/12).

Facebook merupakan sasaran Sillicon Valley terbaru dari kepala antimonopoli UE Margrethe Vestager, yang telah menuntut Apple membayar piutang pajak $14 miliar kepada Irlandia dan menimpakan Google dengan dua investigasi pelanggaran pasar.

Isu ini terkait perubahan kebijakan privasi WhatsApp bulan Agustus ketika perusahaan ini mengatakan akan membagi sejumlah nomor telepon pengguna dengan perusahaan induk Facebook, yang memicu investigasi oleh otoritas perlindungan data UE.

Komisi itu mengatakan Facebook telah mengindikasikan dalam notifikasi rencana akuisisi bahwa mereka tidak akan dapat mencocokkan akun-akun pengguna kedua perusahaan.

"Dalam Pernyataan Keberatan hari ini, Komisi mengambil pandangan awal bahwa, berlawanan dengan pernyataan-pernyataan dan jawaban Facebook dalam kajian penggabungan perusahaan, kemungkinan teknis pencocokan nama-nama pengguna Facebook dan WhatsApp telah ada tahun 2014," menurut pernyataan tersebut.

"Pandangan awal Komisi adalah bahwa Facebook memberi informasi tidak benar dan menyesatkan selama investigasi terhadap akuisisi WhatsApp," ujar Vestager, komisioner persaingan usaha UE.

Facebook memiliki waktu sampai 31 Januari untuk menanggapi. Jika kekhawatiran Komisi dikukuhkan, badan itu dapat memberlakukan denda sampai 1 persen dari omzet perusahaan. Perusahaan-perusahaan yang didenda dapat naik banding ke Pengadilan Eropa, yang telah menolak beberapa penalti sebelumnya.

Facebook menyatakan menghormati proses Komisi, namun mereka mengatakan telah secara konsisten memberikan informasi mengenai kapabilitas dan rencana teknis mereka, termasuk dalam akuisisi WhatsApp.

Menanggapi isu terpisah dari badan pengawas perlindungan data UE, Facebook telah setuju untuk berhenti membagikan informasi pengguna WhatsApp dengan Facebook untuk meningkatkan produk dan iklan jaringan media sosial itu.

Badan pengawas itu menulis kepada perusahaan tersebut minggu lalu, meminta lebih banyak informasi mengenai perubahan kebijakan privasi.

 
 
VOA/AF
Follow @LebihJelas
  • Masjid di Zurich Ditembaki Pria Tak Dikenal
  • Persiapan Pengamanan Rencana Demo Besar pada Acara Pelantikan Trump
Follow @LebihJelas

Developed in conjunction with Joomla extensions.

UGM Kembangkan Nusa Health, Layanan Kesehatan Berbasis Android

Bendahara MUI Fahmi Darmawansyah Ditahan KPK

Pelaku Serangan Teror Berlin Ditembak Mati di Italia

Gugatan AS atas Pemerintah Indonesia yang Lindungi Petani Dikabulkan WTO

ISIS Membakar Hidup-hidup Dua Tentara Turki

Jokowi Jelaskan soal Jumlah Tenaga Kerja Cina di Indonesia

Berapa Sebenarnya Jumlah Tenaga Kerja Cina yang Masuk ke Indonesia?

Apakah Anda Mau Menikah dengan Robot?

Sajak Malam Kudus Ditulis Setelah Letusan Hebat Gunung Tambora

Bolehkah Saya Sentuh Kepala Presiden?

Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates

Mendapatkan Pekerjaan Impian Lalu Membencinya

Siapakah Penemu Lampu Lalu Lintas?

Santa Claus Lahir di Turki, Dikenal Sebagai Saint Nicholas dari Myra

Dari Sebuah Pelana Kuda, Hermes Menjadi Sentuhan Mewah ala Prancis

Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

Apakah Anda Mau Menikah dengan Robot?

Sajak Malam Kudus Ditulis Setelah Letusan Hebat Gunung Tambora

Bolehkah Saya Sentuh Kepala Presiden?

Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates

Mendapatkan Pekerjaan Impian Lalu Membencinya

Siapakah Penemu Lampu Lalu Lintas?

Santa Claus Lahir di Turki, Dikenal Sebagai Saint Nicholas dari Myra

Dari Sebuah Pelana Kuda, Hermes Menjadi Sentuhan Mewah ala Prancis

Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Apakah Engkau Seorang Pengekor atau Pemimpin?

Masyarakat Semut yang Gigih Pantang Menyerah

Jantung Mempengaruhi Baik atau Buruknya Pikiran dan Perbuatan Kita

Budaya Kebebasan Berinovasi di Silicon Valley

Drama Cinta Sutan Sjahrir dengan Nyonya Belanda

Misteri Deja Vu Akhirnya Terpecahkan

Apa Biang Kekalahan Napoleon di Pertempuran Waterloo?

Fatwa-Fatwa yang Malah Memelorotkan Keagungan Tuhan

Ini Sebab Mengapa Mr P Tidak Punya Tulang

Ketika Soekarno Menjalin Cinta dengan Istri Seorang Pengurus Sarekat Islam

Banyak Dibaca

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Give Me a Call, Kata Prabowo Subianto Kepada Luhut Pandjaitan

Aksi Bela Islam Telah Menipu Rakyat, Kata Ketua PP Muhammadiyah

Ridwan Kamil: Hari ini Kita Diuji, Bersyukurlah Kita Punya Pancasila

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Pembuat isu SARA itu Ahok sendiri, kata Boy Sadikin

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Peran Jokowi dan Sunny Tanuwijaya dalam Akrobat Politik Ahok

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Pergilah Lebih Tinggi, Lihatlah Jiwa Manusia

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Gusti Allah Diajak Kampanye Kebangetan Tenan, Kata Gus Mus

Islam Gincu versus Islam Garam Bung Hatta

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Makam Yesus Dipercayakan Kepada Keluarga Muslim, Kenapa?

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Rusia Kelebihan Wanita, Bila Anda Berminat ada Wife Tours

Gatot Brajamusti dan Ritual Uh-oh-ihnya dengan Wanita

Pertanyaan Soekarno yang Memicu Merumuskan Dasar Negara Indonesia

Bu Guru Cantik Menggoda, Murid Menghamili Bu Guru

www.GALABERITA.com
World Trade Centre 5, Jl. Jendral Sudirman Kav. 29-31, Jakarta, 12920
[email protected]
  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • FEATURES
      • XLINK
        • DETIK
        • TEMPO
        • KOMPAS
        • BBC
        • DW
        • VOA
        • NATIONAL GEOGRAPHIC
        • YOUTUBE
        • BERITASATU
        • VIVA
        • METROTVNEWS
        • MERDEKA
        • CNN
        • OKEZONE
        • JPNN
    • OPINI
    • NASIONAL
    •  
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    •