Menu
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • FEATURES
      • XLINK
        • DETIK
        • TEMPO
        • KOMPAS
        • BBC
        • DW
        • VOA
        • NATIONAL GEOGRAPHIC
        • YOUTUBE
        • BERITASATU
        • VIVA
        • METROTVNEWS
        • MERDEKA
        • CNN
        • OKEZONE
        • JPNN
    • OPINI
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • ENTERTAINMENT
    • SPORT

Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

Category Category: PSIKOLOGI & KESEHATAN

Hasil gambar untuk Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

 

Anak-anak yang dikenalkan pada buku di usia muda memiliki kemampuan yang lebih baik pada berbagai macam tindakan



Sebuah studi menunjukkan bahwa, anak yang dibiasakan mendengarkan cerita-cerita sejak dini dan dikenalkan dengan kebiasaan membaca, memiliki perkembangan jaringan otak yang lebih awal.

Sebaliknya, anak yang tidak dikenalkan dengan kebiasaan membaca memiliki perkembangan yang kurang pada jaringan tersebut.

Anak-anak balita dengan orangtua yang rutin membacakan buku untuk mereka, mengalami perbedaan perilaku dan prestasi akademik dengan anak-anak dengan orangtua yang cenderung pasif dalam membacakan buku.

Dan menurut sebuah studi baru yang diterbitkan pada hari Senin lalu dalam jurnal Pediatrics menemukan, perbedaan juga terjadi pada aktivitas otak anak.

Peneliti mengamati perubahan aktivitas otak anak-anak usia 3 sampai 5 yang mendengarkan orangtua mereka membacakan buku melalui scan otak yang disebut functional magnetic resonance imaging (fMRI).

Lalu, orangtua menjawab pertanyaan tentang berapa banyak mereka membaca untuk anak-anak mereka serta seberapa sering melakukan komunikasi.

Para peneliti melihat bahwa, ketika anak-anak sedang mendengarkan orangtua bercerita, sejumlah daerah di bagian kiri otak menjadi lebih aktif.

Ini adalah daerah yang terlibat dalam memahami arti dari kata-kata, konsep dan juga memori. Wilayah otak ini juga menjadi aktif ketika anak-anak bercerita atau membaca.

Studi ini menunjukkan, bahwa perkembangan daerah ini dimulai pada usia yang sangat muda, kata Tzipi Horowitz-Kraus, direktur program dari Reading and Literacy Discovery Center di Cincinnati Children's Hospital.

Horowitz-Kraus adalah salah satu penulis studi yang dipimpin oleh Dr. John S. Hutton, dokter anak di rumah sakit yang sama.

Yang lebih menarik, menurut Horowitz-Kraus, adalah bagaimana aktivitas otak di wilayah ini lebih tinggi pada anak-anak yang orang tuanya gemar membaca.

"Semakin banyak Anda membaca untuk anak Anda semakin Anda membantu neuron di daerah ini untuk tumbuh yang akan menguntungkan anak di masa depan dalam hal kebiasaan membaca," katanya.

The American Academy of Pediatrics merekomendasikan bahwa orangtua mulai membaca dengan suara keras kepada anak-anak mereka dari saat mereka lahir.

Sebelum penelitian ini, banyak penelitian yang juga telah menunjukkan bahwa anak-anak yang dikenalkan pada buku di usia muda memiliki kemampuan yang lebih baik pada berbagai macam tindakan, kata Dr Barry Zuckerman, profesor pediatrik di Boston University School of Medicine.

Mereka memiliki kosakata yang lebih baik, kemampuan membaca yang lebih tinggi, memperhatikan dan berkonsentrasi lebih baik, dan lebih siap untuk masuk ke taman kanak-kanak, katanya.

“Banyak manfaat yang bisa dirasakan dari kebiasaan membacakan buku pada anak. Ini bisa menjadi salah satu kegiatan yang paling menyenangkan yang bisa Anda dilakukan dengan anak Anda. Ada kedekatan fisik di mana anak merasa diperhatikan lebih oleh orangtua, sehingga akan sangat baik bagi perkembangan mental anak juga," kata Zuckerman.



Ayunda Pininta / NationalGeographic
Follow @LebihJelas
  • Tidur Sekejap Bisa Tingkatkan Prestasi Kerja
  • Mana yang Benar, Makan Buah Sebelum atau Sesudah Makan?
Follow @LebihJelas

Developed in conjunction with Joomla extensions.

UGM Kembangkan Nusa Health, Layanan Kesehatan Berbasis Android

Bendahara MUI Fahmi Darmawansyah Ditahan KPK

Pelaku Serangan Teror Berlin Ditembak Mati di Italia

Gugatan AS atas Pemerintah Indonesia yang Lindungi Petani Dikabulkan WTO

ISIS Membakar Hidup-hidup Dua Tentara Turki

Jokowi Jelaskan soal Jumlah Tenaga Kerja Cina di Indonesia

Berapa Sebenarnya Jumlah Tenaga Kerja Cina yang Masuk ke Indonesia?

Apakah Anda Mau Menikah dengan Robot?

Sajak Malam Kudus Ditulis Setelah Letusan Hebat Gunung Tambora

Bolehkah Saya Sentuh Kepala Presiden?

Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates

Mendapatkan Pekerjaan Impian Lalu Membencinya

Siapakah Penemu Lampu Lalu Lintas?

Santa Claus Lahir di Turki, Dikenal Sebagai Saint Nicholas dari Myra

Dari Sebuah Pelana Kuda, Hermes Menjadi Sentuhan Mewah ala Prancis

Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

Apakah Anda Mau Menikah dengan Robot?

Sajak Malam Kudus Ditulis Setelah Letusan Hebat Gunung Tambora

Bolehkah Saya Sentuh Kepala Presiden?

Peran Ibu di Balik Kesuksesan Bill Gates

Mendapatkan Pekerjaan Impian Lalu Membencinya

Siapakah Penemu Lampu Lalu Lintas?

Santa Claus Lahir di Turki, Dikenal Sebagai Saint Nicholas dari Myra

Dari Sebuah Pelana Kuda, Hermes Menjadi Sentuhan Mewah ala Prancis

Membacakan Buku Meningkatkan Kinerja Otak Balita

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Apakah Engkau Seorang Pengekor atau Pemimpin?

Masyarakat Semut yang Gigih Pantang Menyerah

Jantung Mempengaruhi Baik atau Buruknya Pikiran dan Perbuatan Kita

Budaya Kebebasan Berinovasi di Silicon Valley

Drama Cinta Sutan Sjahrir dengan Nyonya Belanda

Misteri Deja Vu Akhirnya Terpecahkan

Apa Biang Kekalahan Napoleon di Pertempuran Waterloo?

Fatwa-Fatwa yang Malah Memelorotkan Keagungan Tuhan

Ini Sebab Mengapa Mr P Tidak Punya Tulang

Ketika Soekarno Menjalin Cinta dengan Istri Seorang Pengurus Sarekat Islam

Banyak Dibaca

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Give Me a Call, Kata Prabowo Subianto Kepada Luhut Pandjaitan

Aksi Bela Islam Telah Menipu Rakyat, Kata Ketua PP Muhammadiyah

Ridwan Kamil: Hari ini Kita Diuji, Bersyukurlah Kita Punya Pancasila

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Pembuat isu SARA itu Ahok sendiri, kata Boy Sadikin

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Peran Jokowi dan Sunny Tanuwijaya dalam Akrobat Politik Ahok

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Pergilah Lebih Tinggi, Lihatlah Jiwa Manusia

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Buya Syafii Maarif: Penjarakan Ahok Selama 400 Tahun

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Gusti Allah Diajak Kampanye Kebangetan Tenan, Kata Gus Mus

Islam Gincu versus Islam Garam Bung Hatta

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Makam Yesus Dipercayakan Kepada Keluarga Muslim, Kenapa?

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Rusia Kelebihan Wanita, Bila Anda Berminat ada Wife Tours

Gatot Brajamusti dan Ritual Uh-oh-ihnya dengan Wanita

Pertanyaan Soekarno yang Memicu Merumuskan Dasar Negara Indonesia

Bu Guru Cantik Menggoda, Murid Menghamili Bu Guru

www.GALABERITA.com
World Trade Centre 5, Jl. Jendral Sudirman Kav. 29-31, Jakarta, 12920
[email protected]
  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • KESEHATAN
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • FEATURES
      • XLINK
        • DETIK
        • TEMPO
        • KOMPAS
        • BBC
        • DW
        • VOA
        • NATIONAL GEOGRAPHIC
        • YOUTUBE
        • BERITASATU
        • VIVA
        • METROTVNEWS
        • MERDEKA
        • CNN
        • OKEZONE
        • JPNN
    • OPINI
    • NASIONAL
    •  
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    •