Menteri ESDM, Archandra Tahar menganggap rumor yang berkembang mengenai kepemilikan paspor AS sebagai tantangan bagi dirinya untuk tetap fokus bekerja.
"Tiga minggu saya ada di sini dan saya sendiri menyadari rumor itu. Sebagai seorang manusia, sebagai orang yang ingin belajar, 20 tahun saya di negeri orang dan ini saatnya saya mengabdi untuk rakyat Indonesia," kata Arcandra membuka rangkaian kegiatan peringatan HUT RI di kantor Kementerian ESDM Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Minggu (14/8/2016).
"Banyak tantangan yang saya pelajari dari hari pertama sampai hari ini dan di sini. Tak sedikit tantangan yang saya hadapi," ujar Archandra.
Di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Minggu (14/8/2016) Presiden Joko Widodo meminta Mensesneg Pratikno yang menjelaskan status Arcandra.
"Mengenai itu biar Mensesneg yang menyampaikan," kata Jokowi
Pratikno yang berdiri di samping Jokowi kemudian memberi penjelasan singkat.
"Kami ingin tegaskan bawah Pak Archandra adalah pemegang paspor RI. Beliau masuk Indonesia juga pakai paspor Indonesia. Paspor Indonesia beliau belaku sampai 2017," ucap Pratikno.
Pratikno mengatakan bahwa Archandra memiliki kualifikasi internasional dan mempunyai beberapa paten.
"Bapak presiden meminta beliau pulang ke Indonesia, banyak orang hebat yang sangat penting untuk bangsa kita," ujarnya.
Apakah Archandra memiliki paspor ganda?
"Saya masih memegang paspor Indonesia. Proses-proses yang berkaitan di sana sudah saya kembalikan semua. Itu sudah dikembalikan. Silakan tanyakan yang ke berwenang," ujar Acandra di kantor Kementerian ESDM Jl Medan Merdeka Selatan.
