Berbagai aksi Presiden Joko Widodo mereformasi perekonomian Indonesia menuai apresiasi positif dari berbagai negara. Sejumlah negara bahkan berniat membuka kantor perwakilan dagang di Tanah Air.
Respon positif juga datang dari Lembaga Riset Internasional seperti The Economic Research Institute for Asean and East Asia (ERIA). Lembaga ini, berperan penting atas penguatan kapasitas intelektual di kawasan Asia Timur dan anggota Asean.
Aksi reformasi ekonomi yang menuai apresiasi yakni paket kebijakan deregulasi ekonomi. Sebab, paket deregulasi tersebut dinilai telah meniadakan berbagai hambatan dalam perdagangan dan investasi.
Beberapa perjanjian tengah diproses: Indonesia-Australia Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), Indonesia European Free Trade Association-Comprehensive Economic Partnership Agreement (IA-CEPA), dan Indonesia European Union- Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA).
Posisi Indonesia dipandang penting oleh negara mitra dagangnya. Pasalnya, mereka melihat banyak potensi yang bisa digali lebih optimal di Indonesia, terutama dengan meningkatnya peranan Asean dalam perekonomian global.
