• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Asteroid Diprediksi Hantam Bumi Akibatkan Bencana Besar

Follow @GALABERITA
Category Category: SAINSTEKNO

Sebuah asteroid yang melintasi orbit Bumi diperkirakan akan menyebabkan 'bencana besar' beberapa tahun kemudian jika orbitnya berubah ketika mendekati planet kita. Asteroid yang disebut Bennu, melintasi orbit Bumi sekali setiap enam tahun dan diperkirakan melewati antara bulan dan Bumi pada 2135.


Para ilmuwan khawatir orbit asteroid ini dapat berubah oleh gravitasi bumi saat melintas, yang membuat asteroid itu bisa menghancurkan planet kita dalam perlintasannya kemudian.

"Perlintasan 2135 akan merekayasa orbit Bennu ini, yang berpotensi menempatkannya di jalur Bumi kemudian,” ujar Dante Lauretta, profesor ilmu planet di Arizona University, kepada Sunday Times sebagaimana dikutip Daily Mail, Minggu 31 Juli 2016. "Ia mungkin ditakdirkan untuk menyebabkan penderitaan dan kematian besar," tambahnya.

Sulit bagi para astronom untuk memprediksi bagaimana perlintasan antara Bumi dan bulan akan mempengaruhi orbit Bennu, tapi Lauretta memperkirakan bahwa hal itu bisa menggeser Asteroid itu ke jalur tabrakan dengan planet kita. "Kami memperkirakan kemungkinannya sekitar satu dari 2.700 antara tahun 2175 dan 2196," katanya.

Bennu mengelilingi matahari pada kecepatan rata-rata 63.000mph (101.371 kilometer per jam) dan dampaknya pada Bumi akan sama dengan 3 miliar ton bahan peledak.

NASA begitu peduli dengan Bennu sehingga mengirimkan penyelidik ke permukaan asteroid itu untuk menganalisanya. Pesawat ruang angkasa OSRIS-Rex akan diluncurkan pada Bulan September dan akan mendarat di asteroid itu pada 2018.

Pesawat itu akan menghabiskan satu tahun di permukaan Bennu mengumpulkan sampel batuan sebelum kembali ke Bumi pada 2023. Jika berhasil, misi ini akan menjadi yang pertama mengunjungi asteroid dan kembali ke Bumi.

Untuk menangkap sampel di permukaan, penyelidik itu akan meliputi lebih dari satu wilayah tertentu dan akan turun dengan kecepatan 10 sentimeter per detik. Ia akan kontak dengan permukaan selama lima detik saat menyedot wilayah yang ditargetkan.

Misi ini juga akan digunakan untuk mempelajari kehidupan dengan menganalisis mineral di bawah permukaan Bennu ini.



DAILY MAIL | TEMPO / ERWIN Z
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Kemudahan Kredit Rumah untuk Karyawan BUMN

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Dear Pak Jokowi, Dual Citizenship Will Bring the Benefits

Panglima Besar Dalam Tandu Itu Dikira Sri Sultan

Risma Tolak Jabatan Menteri dan akan Tolak jadi Cagub DKI

Menteri Muslim Swedia Mengundurkan Diri

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Pacaran 4 Jam, Pasangan Cina Langsung Menikah

Sedan Sport Canggih BMW Rp 3,5 M

Karen Cobb, Wanita 52 Tahun Bertubuh Atletis

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • SAINSTEKNO
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC