• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Jokowi dinilai Setir Setya Novanto dan Kuasai Parlemen

Follow @GALABERITA
Category Category: PERSONA

Situasi sudah berbeda dengan di awal pemerintahan, saat Presiden Jokowi kerap disandera oleh kepentingan parpol pendukungnya. Kini Jokowi dinilai mampu mengontrol partai politik.


Direktur Eksekutif Indikator Politik Burhanuddin Muhtadi menilai, kemampuan Jokowi untuk mengontrol parpol pendukungnya ini bisa dilihat dari reshuffle atau perombakan kabinet jilid II.

"Jokowi yang saat ini menyetir parpol, menyetir Setya Novanto (Ketua Umum Partai Golkar). Bayangkan Golkar yang punya 91 kursi di DPR hanya ditukar dengan 1 kursi," papar 
Burhanuddin (6/8/2016).


Burhanuddin menilai bahwa jatah satu kursi untuk Golkar dan PAN adalah bentuk kompromi politik untuk meresmikan dukungan yang sudah diberikan kedua partai ini.

Namun, kompromi ini justru bisa membuat Jokowi mengontrol sepenuhnya parlemen. Kini Jokowi mempunyai daya tawar lebih tinggi karena menguasai hampir dua pertiga kursi di parlemen.

"Jokowi membentuk sebuah kartel politik dengan merangkul sebanyak-banyaknya parpol ke dalam pemerintahan. Dan dia bisa mengontrol kartel politik itu," ucap Burhanuddin.

Hal serupa disampaikan oleh Kepala Pusat Studi Kebijakan publik UIN Ali Munhanif. Ali menilai reshuffle jilid II kemarin berhasil menjungkirbalikkan anggapan publik di awal pemerintahan bahwa Jokowi hanyalah petugas partai.

Jokowi yang pada awal mulanya diduga hanya akan jadi presiden boneka dan diperlakukan sebagai "petugas partai" oleh Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, ternyata mampu menari di panggung politik di luar dugaan.

Koalisi di mata Jokowi berarti ‘penaklukan dan pelemahan serta penyerahan total’ ambisi kekuasaan di tangannya. Sebuah konsepsi kekuasaan yang absah bagi penganut paham 'Raja era Mataram', sebagaimana pernah dirumuskan Benedict Anderson (1990). 

Penguasa Jawa era Mataram memandang dirinya sebagai pusat kekuatan, segala unsur yang bertentangan bisa bersatu-padu di bawah kontrolnya. Sehingga berbagai konflik yang muncul itu memang sengaja diciptakan untuk memperlemah segenap potensi perlawanan terhadap penguasa tunggal. 

Mantan Presiden Soeharto telah berhasil menerapkan konsep kekuasaan Jawa ini dalam tiga dekade pemerintahannya, dan SBY mengadopsi konsep yang sama dengan cara dan gayanya.

Kini Jokowi juga memainkannya -- dengan gaya "aku ora mikir" -- lentur tapi susah dibaca dan susah diduga.

 
 
Abraham Mohammad
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Kemudahan Kredit Rumah untuk Karyawan BUMN

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Dear Pak Jokowi, Dual Citizenship Will Bring the Benefits

Panglima Besar Dalam Tandu Itu Dikira Sri Sultan

Risma Tolak Jabatan Menteri dan akan Tolak jadi Cagub DKI

Menteri Muslim Swedia Mengundurkan Diri

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Pacaran 4 Jam, Pasangan Cina Langsung Menikah

Sedan Sport Canggih BMW Rp 3,5 M

Karen Cobb, Wanita 52 Tahun Bertubuh Atletis

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • PERSONA
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC