Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian geram dengan beredarnya isu pengungkapan bom Istana adalah pengalihan isu berkaitan dengan sidang Ahok Basuki Tjahaja Purnama.
"Jangan terlalu mudah menyampaikan. Apalagi kalau seorang anggota DPR, pejabat, menyampaikan pengalihan isu, kita ingin tanya. "Anda mengatakan pengalihan isu ada datanya enggak?" Kalau ada laporkan, jangan takut," kata Tito di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12).
"Kita lihat punya data enggak. Enggak main-main kita. Kalau tidak punya data pertanggungjawabkan. Bisa pidana, bisa juga minta maaf ke publik. Tapi saya dengar yang bersangkutan tidak mengatakan itu," tambahnya.
Bila perlu, Tito melanjutkan, dia siap dipanggil Komisi III DPR dan dia akan menjelaskan semua. Dia minta jangan melemparkan isu kepada media begitu saja. Masyarakat sudah sangat cerdas.
"Apa yang ada tidak akan ditelan begitu saja. Kalau ada data, pelaku mengatakan ada rekayasa, fine, internal kita bila perlu saya pecat. Saya pun akan mengundurkan diri bila saya terlibat merekayasa. Kalau seandainya tidak, tolong pertanggungjawabkan ucapan itu," tegasnya.
Publik akan mendengar soal mekanisme tata cara pengungkapan kasus dari yang melakukan penyidikan.
"Tapi berulang-ulang ini didemoralisasi oleh pejabat yang harusnya juga memberi apresiasi. Jangan ngomong tanpa data dan berdasarkan opini saja. Kasihan aparat kita yang bekerja keras," ujarnya.
BST
