Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Laskar Ahlussunnah Wal Jamaah (Laskar Aswaja) mendesak Komisaris LKBN Antara, Boni Hargens, meminta maaf, karena dianggap telah menghina ulama.
Ketua Umum Laskar Aswaja Adhi Thobing Permana mengatakan perilaku Boni Hargens yang mengunggah foto lama pernikahan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma'ruf Amin di media sosial Twitter, Selasa (22/11), merupakan bentuk penghinaan terhadap ulama.
Boni tak hanya mengunggah foto di media sosial Twitter miliknya, tetapi juga membuat tulisan "Kami ucapkan selamat kepada Bapak Ketua MUI Ma'ruf Amin yang berusia 73 tahun. Hari ini menikahi wanita cantik Wury Estu Jandayani, yang berusia 30 tahunan semoga kedua mempelai berbahagia dan langgeng sampai akhir hayat. Amin Yra".
"Laskar Aswaja menilai perbuatan Boni sebagai upaya memojokkan ulama, khususnya KH Ma'ruf Amin yang notabene ketua MUI dan rois syuriah PBNU," kata Adhi di Jakarta, Rabu (23/11).
Adhi mengancam untuk menggeruduk kantor Boni apabila tidak segera meminta maaf secara terbuka dan tulus mengakui kesalahannya kepada umat Muslim secara umum dan kepada KH Ma'ruf Amin secara pribadi.
"DPP Laskar Aswaja beserta ribuan anggotanya dari Banten dan Jawa Barat memastikan akan mendatangi kantor Boni Hargens apabila tidak melakukan hal tersebut," kata Adhi.
Menurutnya, Boni telah menyerang ranah pribadi ketua MUI untuk tujuan politik, yakni mendiskreditkan MUI.
Permintaan maaf Boni melalui Twitter dengan berdalih kesalahan teknis belum cukup mengobati luka umat muslim terlebih para santrinya.
"Permintaan maaf Boni sebagai bentuk pembelaan diri saja dan bukan dari hati yang tulus. Terlalu bodoh Boni beralasan perbuatannya karena kesalahan teknis. Seharusnya Boni mengakui kesalahannya secara tulus dan meminta maaf agar masalah ini tidak semakin membuat kisruh kondisi bangsa ini," katanya.
SP
