• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Kenapa Amerika Repot Urusan LGBT di Indonesia?

Follow @GALABERITA
Category Category: NASIONAL

Pemerintah Amerika Serikat mengecam pernyataan juru bicara Presiden Joko Widodo yang menyebutkan bahwa 'tidak ada ruang' untuk komunitas gay di negara dengan penduduk Islam paling banyak di dunia ini.


"Kami mendesak Indonesia, yang bangga dengan keragaman dan toleransi, untuk menghormati dan menegakkan hak-hak dan standar internasional," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri AS, Elizabeth Trudeau, Kamis, 11 Agustus 2016,

Pernyataan Elizabeth menanggapi lontaran juru bicara kepresidenan Indonesia, Johan Budi SP, yang menyebutkan bahwa negara RI memang berkewajiban penuh melindungi setiap warga negara tanpa memandang orientasi seksualnya, tetapi tidak ada ruang di Indonesia untuk proliferasi komunitas lesbian, gay, biseksual dan transgender (LGBT).

Dalam kesempatan tersebut, Trudeau juga menambahkan bahwa Washington akan terus memantau langkah-langkah yang diambil Indonesia, yang mungkin akan membatasi kebebasan berekspresi bagi komunitas LGBT.

"Washington memantau secara dekat laporan dan tindakan yang mungkin diambil Indonesia yang akan membatasi kebebasan berekspresi dari kaum LGBT," kata Trudeau.

 
Indonesia tidak menindas kaum LGBT, hanya membatasi untuk mencegah penularan lesbian, gay, biseksual dan transgender. Karena LGBT adalah penyakit yang harus disembuhkan, perilaku yang tidak selaras dengan hukum alam, mendestorsi mental dan kesehatan jiwa masyarakat.

Kenapa Amerika repot memaksakan standar sodom dan gomorah? 
 
 
 
Anita Fransiska
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

Paspor Ganda Menteri Archandra

Kemudahan Kredit Rumah untuk Karyawan BUMN

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Dear Pak Jokowi, Dual Citizenship Will Bring the Benefits

Panglima Besar Dalam Tandu Itu Dikira Sri Sultan

Risma Tolak Jabatan Menteri dan akan Tolak jadi Cagub DKI

Menteri Muslim Swedia Mengundurkan Diri

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Pacaran 4 Jam, Pasangan Cina Langsung Menikah

Sedan Sport Canggih BMW Rp 3,5 M

Karen Cobb, Wanita 52 Tahun Bertubuh Atletis

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • NASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC