Gubernur The Fed, bank sentral AS, Janet Yellen mengungkapkan sinyal kenaikan suku bunga acuan Fed Fund Rate.
Goldman Sachs Group Inc memprediksi kemungkinan kenaikan suku bunga AS terjadi pada bulan September 2016.
Raymond Yeung, kepala ekonom ANZ Banking Group di Hong Kong menyatakan, pernyataan Yellen akan menciptakan gejolak setidaknya dalam tiga bulan ini.
"Ongkos pembiayaan AS akan meningkat. Mata uang Asia akan berada di bawah tekanan," ujar Yeung seperti dikutip dariBloomberg, Minggu (28/8/2016).
Menurut dia, beberapa negara Asia akan bersedia mengorbankan arus modal keluar demi peningkatan daya saing ekspor akibat pelemahan mata uang.
"Penguatan AS akan memberi manfaat bagi keyakinan global dan ekonomi-ekonomi berorientasi ekspor," tambah Song Seng Wun, ekonom di CIMB Private Banking di Singapura.
Bagaimana dengan Rupiah? Kemungkinan masuk angin.
Bloomberg,
