Meski sebagian orang di Prancis melihat larangan burkini yang kontroversial sebagai upaya membela kebebasan perempuan dan nilai-nilai Prancis, banyak yang menganggap larangan ini sebagai serangan bukan hanya pada perempuan yang kena denda, tapi juga muslim secara keseluruhan.
Foto yang menampilkan polisi yang mendenda seorang perempuan muslim yang mengenakan burkini di pantai di Nice sudah dibagikan secara luas di media sosial dan mengundang banyak komentar.
Catatan denda yang dikeluarkan terhadap perempuan tersebut, dan dilaporkan oleh kantor berita AFP, mengatakan bahwa perempuan tersebut, Siam, tak mengenakan 'pakaian yang menghormati moral yang baik dan sekularisme.'
Tagar #BurkiniBan digunakan puluhan ribu kali, begitu juga dengan #WTFFrance, tagar yang lebih lama, yang digunakan ulang untuk mereka yang memprotes atau mendukung larangan tersebut.
Banyak komentar di media sosial yang melihat bahwa aksi polisi tersebut tak sesuai dengan semboyan nasional Prancis, yang berarti kebebasan, persamaan, persaudaraan.
TWITTER
Beberapa orang menyebut bahwa ini situasi yang membuat perempuan harus menunjukkan solidaritas, meskipun mereka tidak menjalani pilihan yang sama seperti halnya perempuan yang terkena denda.
Banyak orang mengatakan bahwa hak perempuan tersebut mengenakan burkini sudah dibatasi secara tak adil.
TWITTER
Ada pula yang melihat aksi Prancis ini sebagai kemunafikan.
BBC / Anita Fransiska
