• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES

Apa Hubungan Letusan Tambora, Cerita Frankenstein dan Penemuan Sepeda?

Category Category: FEATURES
APLIKASI ANDROID

Letusan Gunung Tambora di Pulau Sumbawa 200 tahun lalu adalah yang terdahsyat sepanjang masa yang tercatat pada era modern. Letusan hebat itu mengakibatkan bencana ekologi di Eropa.


Epidemi, kelaparan, kematian massal. Itulah dampak letusan Gunung Tambora 200 tahun lalu di Eropa. Letusan hebat itu pada tahun berikutnya mengakibatkan bencana ekologi di benua Eropa.

Tahun 1816, bencana ekologi global kemudian dicatat sejarah sebagai Tahun Tanpa Musim Panas. Di Eropa dan Amerika Utara, cuaca kacau. Hujan turun terus menerus, suhu membeku terjadi di bulan Juni dan Juli, saat-saat musim panas seharusnya tiba. Berbagai daerah mengalami gagal panen, yang kemudian mengakibatkan bencana kelaparan besar-besaran.

Di Jerman, menurut catatan sejarah, antara bulan Mei dan September 1816 hanya ada sekitar 20 hari tanpa hujan. Setelah itu datang musim dingin panjang. Penduduk harus makan kulit pepohonan untuk bertahan hidup. Ketika itu, belum ada yang menyadari bahwa bencana ekologi itu adalah dampak dari letusan Gunung Tambora di belahan bumi lain.

Bencana ekologi di Eropa dan Amerika


70.000 sampai 100.000 orang diperkirakan tewas akibat dampak langsung dari bencana itu. Bahkan ilmuwan dan budayawan Amerika Serikat Gillen D'Arcy Wood dalam bukunya "Tambora: The Eruption That Changed the World," memperkirakan sekitar 1 juta orang yang meninggal ketika itu.

Iklim global mengalami kekacauan selama hampir tiga tahun. Suhu udara rata-rata berada 3 derajat Celcius di bawah normal. Kelaparan dan situasi darurat terjadi di mana-mana. Bahkan di Cina, bencana kelaparan memaksa para petani menjual anak-anak mereka, hanya untuk sesuap nasi. Di India, hujan berkepanjangan mengakibatkan banjir besar.

Adalah ahli botani asal Swiss Heinrich Zollinger yang menjadi peneliti pertama yang mendaki Gunung Tambora tahun 1847, 32 tahun setelah letusan dahsyat itu, dan mengungkap hubungan antara Tambora dan bencana ekologi itu. Dia berhasil mencapai kaldera Tambora pada ketinggian sekitar 2900 meter dan memperkirakan, tinggi Tambora sebelum letusan mencapai 4000 meter.

Zöllinger ketika itu bekerja sebagai kolektor dan peneliti tanaman untuk Kerajaan Belanda dan dikirim ke Hindia Belanda tahun 1842. Ia kembali ke Swiss pada 1847 setelah mendaki Tambora.

Heinrich Zöllinger sempat kembali ke Jawa tahun 1955 untuk melanjutkan penelitian botaninya. Patungnya sekarang ada di Botanischer Garten Zürich (Kebun Raya Zurich).

Frankenstein dan asal usul penemuan sepeda

 

Di Jerman, tahun 1816 diingat sebagai Tahun Kesengsaraan. Di beberapa daerah, misalnya di Baden, Württemberg dan Bayern, harga gandum naik drastis sampai tiga kali lipat.

Thomas Schnabel, Direktur Musium Sejarah negagara bagian Baden Württemberg menerangkan, penduduk apda masa itu belum tahu apa yang menyebabkan bencana ekologi itu. Mereka hanya mengalami masa hujan dan salju panjang selama periode April sampai September. Gandum, kentang dan buah-buahan membusuk, roti cepat rusak.

"Tapi jangan lupa, bencana yang sebenarnya terjadi di Indonesia", kata Schnabel. Lebih 100.000 orang diperkirakan tewas terkena hujan abu panas dan tsunami yang muncul setelah letusan. Tambora memuntahkan debu dan batu-batuan sampai pada ketinggian 70 kilometer.

Bencana itu didokumentasikan di Eropa dengan berbagai cara. Menurut Schnabel, ada legenda bahwa bencana ekologi dan suasana gelap itu yang memberi inspirasi pengarang Mary Shelley menulis kisah seramnya "Frankenstein" tahun 1818. Karena transportasi dengan kuda makin sulit, bangsawan Freiherr von Drais waktu itu mengembangkan konstruksi sepeda yang pertama.

DW

  • Prev
  • Next

Militer Filipina Gempur Persembunyian Teroris Abu Sayyaf

Kapal Perang Iran Mendekati Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Pembom TU 22M3 Rusia Hancurkan Kamp Daesh, Tank dan Teroris di Suriah

20 Orang Tewas di TKP dalam Tabrakan Kereta Api di Italia

China Tolak Putusan Pengadilan Atas Sengketa di Laut China Selatan

Pengadilan Tetap Arbitrasi Internasional Tolak Klaim China di Laut China Selatan

Bang Uci Bingung, Apa Dasar KPK Tetapkan Tersangka Kasus TPPU

Sebanyak 58 Persen PNS DKI akan Diberhentikan

Hadar Nafis Gumay Terplih Menjabat Pelaksana Ketua KPU

Inggris Bersiap Lantik Theresa May Sebagai Perdana Menteri Baru

Militer Filipina Gempur Persembunyian Teroris Abu Sayyaf

Kapal Perang Iran Mendekati Kapal Perang AS di Selat Hormuz

Pembom TU 22M3 Rusia Hancurkan Kamp Daesh, Tank dan Teroris di Suriah

20 Orang Tewas di TKP dalam Tabrakan Kereta Api di Italia

China Tolak Putusan Pengadilan Atas Sengketa di Laut China Selatan

Pengadilan Tetap Arbitrasi Internasional Tolak Klaim China di Laut China Selatan

Busana Muslim

Rp 3.000 Triliun Belanja Busana Muslim Dunia, Peluang Ekspor Indonesia

Lilium Aviation sedang bekerja membuat pesawat pribadi yang 100% bertenaga listik

Pesawat Pribadi yang 100% Bertenaga Listik

 Yahudi, Nasrani, dan Islam

Konsep Hijâb dalam Tradisi Yahudi, Nasrani, dan Islam

Membedakan Stres dengan Gangguan Jiwa

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Setiap Dua Jam, Wanita Ini Pun Berhenti Bekerja
Jawaban Bagi Armata Rusia. Jerman Perkenalkan Tank Tempur Terbaru
Pemburu Malam Hari, Heli Tempur Rusia Terbaru Menarik Perhatian Internasional
Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja
Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia
Jet Tempur Siluman T-50 Siap Produksi Massal
Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert
Pohon Raksasa Ditemukan di Borneo, Tingginya Dua Kali Candi Prambanan
Asteroid Buntuti Bumi Sejak Seabad Lalu
Jet Berteknologi Tinggi MC21 Rusia Siap Menantang Boeing 737 dan Airbus 320
Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta
Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan
Helikopter Akan Menjadi Angkutan Umum yang Asik
Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:
Pesawat Pribadi yang 100% Bertenaga Listik
Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ini 5 Fitur Rahasia di Facebook
Ilmuwan Berhasil Tumbuhkan Organ Manusia pada Tubuh Babi
Beginilah Proses ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel
Bisnis Properti Akan Ditentukan 8 Penemuan Baru Ini
Dokter Berhasil Keluarkan Ponsel yang Tertelan Pria Ini
Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya
Umat Manusia Harus Bersiap, Alien Mungkin Rakus dan Gemar Menjajah
Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang
Panel Surya di Atap Mal Ini Hasilkan 2,9 Megawatt Energi Bersih
  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • FEATURES
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Submit Your Site To The Web's Top 50 Search Engines for Free!
Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC