Banyak yang diantisipasi pesawat MC-21, disebut-sebut menjadi pesaing langsung dari Boeing-737 dan Airbus 320, telah diluncurkan untuk presentasi resmi di Irkutsk, Rusia. rangkaian produksi jet penumpang jarak menengah dan jarak pendek yang direncanakan mulai 2017.
Russia's United Aircraft Corporation, payung organisasi yang Irkut Corporation yaitu perusahaan yang mengembangkan pesawat ini mengadakan presentasi internasional tentang pesawat baru pada hari Rabu 8 Juni 2016. Biaya pembangunan jet ini mencapai 100 miliar
Upacara ini dihadiri oleh Perdana Menteri Dmitry Medvedev, yang mengucapkan selamat kepada industri pesawat terbang nasional, yang memproduksi MC-21 menjadi pesawat penumpang jarak menengah pertama Rusia yang dikembangkan pada abad ini.
"Ini adalah kemenangan besar bagi industri penerbangan dan Irkut Corporation, para ilmuwan kami, desainer, insinyur dan pekerja," kata Medvedev. "Saya yakin ini akan menjadi mesin yang baik, handal dan efisien."
Dua-mesin MC-21 akan dikirimkan dalam tiga versi dasar, dengan kapasitas penumpang mulai 150-211 kursi. Kemampuan berbagai pesawat tersebut akan bervariasi dari 5.500 sampai 6.000 km (3,400-3,700 mil).
Pesawat ini diproduksi dengan menggunakan bahan komposit penuh dan paduan aluminium dengan titanium, sehingga jauh lebih ringan dari pendahulunya.
Pesawat akan terbang dengan mesin dari salah satu dari dua produsen mesin Rusia yaitu Aviadvigatel (Airengine, City Perm) PD-14 atau menggunakan mesin Pratt & Whitney PurePower® PW1400G buatan AS, sesuai dengan pesanan.
Kedua mesin telah secara khusus dikembangkan dan disesuaikan untuk MC-21. PD-14 (Calon Mesin 2014) akan berkembang menjadi keluarga dari mesin yang akan bersertifikat diuji pada pesawat pada tahun 2017.
Diperkirakan 30-40 persen komponen pesawat ini diproduksi oleh mitra asing Irkut.
Terlepas dari menyaingi Boeing-737 MAX dan Airbus 319 dan 320, MC-21 ditetapkan untuk menggantikan pesawat penumpang domstik Tupolev Tu-134, Tu-154 dan Tu-204, dan Yakovlev Yak-40.
Tes penerbangan untuk MC-21 yang akan dimulai pada akhir 2016 dan sertifikasi penuh diharapkan akan selesai pada akhir 2017. Mulai tahun 2020, Irkut Corporation berencana memproduksi 20 MC-21 pesawat per tahun; Tempo produksi akan ditingkatkan sampai 70 pesawat pada 2023.
Korporasi sudah memiliki pesanan yang solid untuk 175 pesawat. Klien pertama untuk menerima pesawat MC-21 pada akhir 2018 yaitu pesanan Aeroflot, yang telah memesan 50 unit pesawat.
Dodo Aditya

