• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Ilmuwan Belgia Ciptakan Mesin Pengubah Air Seni Jadi Air Minum

Follow @GALABERITA
Category Category: SAINSTEKNO

Air seni itu dikumpulkan dalam sebuah tangki besar, dipanaskan dalam ketel bertenaga surya sebelum dilewatkan ke membran untuk mendapatkan air dan memisahkan senyawa-senyawa seperti potasium, nitrogen dan fosfor.


Sekelompok ilmuwan di sebuah universitas di Belgia mengatakan mereka telah menciptakan sebuah mesin bertenaga surya yang mengubah air seni menjadi air yang dapat diminum dan pupuk.

Teknik ini dikatakan dapat diaplikasikan di daerah-daerah pedesaan dan negara-negara berkembang.

Meski ada opsi-opsi lain untuk memproses air buangan, sistem yang diaplikasikan di University of Ghent menggunakan membran khusus, yang dikatakan hemat energi dan dapat digunakan di daerah-daerah yang tidak mendapat pasokan listrik.

"Kami bisa mendapatkan pupuk dan air minum dari air seni menggunakan proses yang sederhana dan tenaga surya," ujar peneliti University of Ghent Sebastiaan Derese.

Air seni itu dikumpulkan dalam sebuah tangki besar, dipanaskan dalam ketel bertenaga surya sebelum dilewatkan ke membran untuk mendapatkan air dan memisahkan senyawa-senyawa seperti potasium, nitrogen dan fosfor.

Dengan slogan #peeforscience atau buang air untuk ilmu pengetahuan, tim peneliti tersebut baru-baru ini memasang mesin tersebut pada festival musik dan teater yang berlangsung 10 hari di Ghent, mendapatkan 1.000 liter air kencing dari pengunjung.

Targetnya adalah untuk memasang mesin yang lebih besar lagi di stadion-stadion olahraga atau bandar udara, dan juga membawanya ke tempat-tempat terpencil di dunia berkembang tempat pupuk dan air minum yang layak minum kurang tersedia, ujar Derese.

 
 
voa
Follow @GALABERITA
Follow @GALABERITA

Warga Filipina Tolak Pemakaman Marcos di Makam Pahlawan

Pasukan Kurdi Rebut Wilayah Mosul dari ISIS

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Filipina Tolak Pemakaman Marcos di Makam Pahlawan

Pasukan Kurdi Rebut Wilayah Mosul dari ISIS

Pasukan Kurdi Mulai Operasi untuk Rebut Mosul dari ISIS

Harga Pertamax Turun hingga Rp 300 di Luar Jawa

Program Naik Bajaj Gratis di Jakarta

Warga Suriah Rayakan Hengkangnya ISIS dari Kota Manbij

WNI Jadi WNA atau WNA Jadi WNI, Mungkinkah WNA Merangkap WNI?

Dear Pak Jokowi, Dual Citizenship Will Bring the Benefits

Panglima Besar Dalam Tandu Itu Dikira Sri Sultan

Risma Tolak Jabatan Menteri dan akan Tolak jadi Cagub DKI

Menteri Muslim Swedia Mengundurkan Diri

Biarkan Wanita Pakai Rok Mini, Kata Presiden Kyrgyzstan

Pria-pria di Iran Berhijab, Aksi Solidaritas pada Kaum Perempuan #MenInHijab

Pacaran 4 Jam, Pasangan Cina Langsung Menikah

Sedan Sport Canggih BMW Rp 3,5 M

Karen Cobb, Wanita 52 Tahun Bertubuh Atletis

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

PayTren, Aplikasi Bertransaksi dari Bandung yang Mulai Mendunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • SAINSTEKNO
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC