Pasukan Irak berhasil merebut kembali kota Qayyarah dari cengkeraman kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) sekaligus mendorong pasukan Irak melakukan operasi pembebasan besar di dekat kota Mosul.
"Kami mengontrol semua bagian kota dan berhasil, dalam waktu yang sangat singkat membasmi Daesh," kata Komandan Pasukan darat Letnan Jenderal Riyadh Jalal Tawfik, , dikutip oleh AFP
Selanjutnya komandan menegaskan bahwa unit teknik mulai membersihkan Qayyarah dari peluru artileri yang tidak meledak dan alat peledak improvisasi (IED).
Pasukan Irak meluncurkan operasi Qayarah Selasa 23 Agustus 2016, lebih dari sebulan setelah merebut kembali lapangan udara Qayyarah,
Qayyarah, yang jatuh ke tangan teroris Daesh pada tahun 2014, terletak di tepi barat Sungai Tigris, sekitar 60 kilometer (35 mil) selatan Mosul. Kota ini diharapkan dapat digunakan sebagai batu loncatan untuk operasi pembebasan Mosul.
Abadi puji pembebasan Qayyarah
Perdana Menteri Irak Haider al-Abadi mengeluarkan pernyataan yang menggambarkan perebutan kembali Qayyarah sebagai langkah besar tentara menuju pembebasam Mosul, benteng teroris Daesh terkuat yangt tersisa di Irak.
Abadi juga mengucapkan selamat kepada rakyat Irak atas pembebasan Qayyarah dan sekitarnya.
"Pasukan heroik kami mencapai kemenangan besar, merupakan langkah penting menuju pembebasan Mosul," kata Abadi.
Sementara itu, Kementerian Pertahanan Irak mengatakan divisi ke-9 tentara dan pasukan elite negara mengambil bagian dalam serangan di Qayyarah, yang didukung oleh perlindungan udara koalisi pimpinan AS.
Militer Irak bersiap-siap untuk melakukan serangan besar pada akhir September mendatang untuk membebaskan kota Mosul dari cengkeraman Daesh. pasukan Irak telah berhasil merebut kendali beberapa daerah di bagian selatan kota Mosul
Dodo Aditya:
Sumber: Press TV
