Brigadir Dua Fifi mempertunjukkan keterampilan debus. Silet yang dipegangnya diperlihatkan dulu kepada Kepala Polri Jenderal M. Tito Karnavian yang hadir. Tito sempat memegangi benda tajam itu. Fifi lantas mengunyah silet bak kerupuk. Dia juga mematahkan lampu neon panjang dengan kepalanya. Sisi lampu yang terputus dia gigit dan kunyah hingga berserakan di tanah.
Perayaan Hari Jadi Polisi Wanita ke-68 di halaman parkir Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya menampilkan beberapa atraksi dari para polwan se-Jabodetabek, Minggu, 28 Agustus 2016.
Pertunjukan diawali dengan aksi terjun payung para polwan. Berikutnya adalah pertunjukan beladiri khas Banten, Kanuragan. Tiga polwan menampilkan seni pencak silat, karate, dan debus. Brigadir Dua Polisi Anggi menampilkan 25 gerakan golok. Lalu ada Brigadir Dua Rina yang memecahkan tumpukan genteng dengan kepalan tangannya, siku, kaki, hingga kepala.
Pertunjukan yang juga mengundang rasa kagum penonton yaitu sepatu roda dengan berbagai formasi. Mulai dari gerakan merunduk sampai barisan untuk membubarkan massa yang berdemonstrasi. Ada juga aksi pencat silat sekaligus simulasi polwan dan istri polisi melawan para penjahat.
Kemeriahan peringatan hari jadi Polwan dan Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari ke-64 ini ditutup dengan penampilan polwan moge alias motor gede. Dua polwan di antaranya menunjukkan atraksi freestyle. Mereka membawa motor sambil berdiri atau tanpa memegang stir. Pembina polwan moge yaitu Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Agung Budi Maryoto.
Mereka memukau, penonton pun terpesona dan bertepuk tangan meriah.
