Sekitar 100 anak muda yang tergabung dalam komunitas Jaklovers berkumpul dan menggelar aksi simpatik menyapu sampah di momen Car Free Day. Komunitas yang didirikan Neno Warisman ini berharap aksinya bisa memanggil Risma datang ke Jakarta. Dalam tiap aksinya, Jaklovers ingin memperkenalkan ketokohan Risma. Jaklovers juga berencana membuat aksi yang lebih besar untuk memanggi Risma.
Tri Rismaharini merupakan Wali Kota Surabaya periode 2016-202. Ia baru kembali terpilih untuk kedua kalinya beberapa waktu lalu. Kendati demikian, dalam rangka Pemilihan Gubernur DKI Jakarta pada 2017, banyakkomunitas dan kelompok yang menginginkan Risma turut maju dalam bursa pencalonan. Namun hingga saat ini, Risma masih menolak dan mengaku ingin berfokus menyelesaikan tugasnya di Surabaya.
Juru bicara Jaklovers Hendi Wijanarko mengatakan, gerakan 'Jakarta Love Risma' untuk mendukung Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017 bukan bagian dari ikut-ikutan Teman Ahok. Menurut Hendi, gerakan tersebut lahir dari kegalauan para pendirinya yang merasa tidak ada sosok yang mereka inginkan untuk memimpin Jakarta.

"Intinya gerakan ini dari pendiri gak pernah ada maksud menjelekkan pihak yang lain. Kami mau ulas secara positif," kata Hendi di Jakarta, Minggu, 31 Juli 2016. Hendi mengklaim, simpatisan Jaklovers mencapai ribuan. Biasanya koordinasi melalui media sosial, seperti Facebook dan Twitter, serta dilanjutkan dengan komunikasi di aplikasi WhatsApp.
Disinggung pembicaraan dengan PDIP tentang niat mengusung Risma, Hendi mengatakan, pihaknya belum ada pembicaraan secara resmi. "Belum, karena kami tidak berafiliasi dan tidak bicara secara resmi," ujarnya. Meski begitu, Hendi mengaku Risma mengetahui kegiatan yang dilakukan Jaklovers. Jaklovers pertama kali mendeklarasikan diri di kawasan Ampera Raya, Jakarta Selatan, Kamis, 21 Juli 2016 lalu.
