Daily Mail (20/8/2016) melansir artikel dengan topik masa lalu istri yang bisa menggagalkan calon presiden AS, Donald Trump. Artikel ini membahas apakah tuduhan negatif tentang Melania Trump dapat mempengaruhi kesempatan suaminya, Donald Trump untuk memenangkan pemilihan presiden AS.
Artikel tersebut antara lain mengungkap kisah masa lalu Melania telah dimuat dalam sebuah buku yang tersedia di Amazon tentang agen model, di mana Melania bekerja di klub pria gentlemen di Milan.
Isu senada diterbitkan Suzy, majalah Slovenia yang menulis soal dugaan bahwa agen model yang dijalankan oleh Paolo Zampolli, di mana Melania bekerja di New York, beroperasi sebagai penyedia escort atau pendamping untuk klien kaya.
| Pose Tanpa Busana Meliana Trump saat masih menjadi model |
Melania Trump, istri calon presiden Amerika Serikat dari Partai Republik, Donald Trump, melayangkan gugatan ke pengadilan terhadap media yang menyebutnya pernah menjadi escort atau pendamping.
Gugatan Melania diajukan ke pengadilan Montgomery, Maryland, AS. Mail Media, Inc. yang mempublikasikan Daily Mail Online dituntut Melania Trump dengan pasal pencemaran nama baik. Media tersebut, menurut Melania Trump, telah menghancurkan reputasinya dengan menulis di media, bahwa sang istri calon presiden AS itu sempat menjadi escort atau pendamping di tahun 1990-an. Webster G. Tarpley yang mempublikasikan weblog mendapat gugatan serupa.
Pengacara Melania Trump, Charles Harder, mengatakan dalam sebuah pernyataan: "Mereka membuat beberapa pernyataan tentang Melania Trump yang 100% palsu dan sangat merusak reputasi pribadi dan secara profesional."
Daily Mail membantah tuduhan tersebut, dan berkilah, artikel yang juga dipublikasikan secara online oleh situs MailOnline/DailyMail.com di bawah judul 'Pemotretan Telanjang, dan Pertanyaan Mengganggu tentang Visa: Masa lalu istri Slovenia Donald Trump' tidak berniat atau membenarkan isu bahwa MelaniaTrump pernah bekerja sebagai escort atau bekerja di 'bisnis seks.' Menurut media itu, artikel bahkan mencakup bantahan dari juru bicara Zampolli.
Jumlah kerugian akibat pemberitaan itu menurut pengacara Melania Trump sebesar 159 juta dollar AS, atau sekitar 190 triliun rupiah.

Melania Trump, lahir di Slovenia dan pindah ke Amerika Serikat sebagai model pada tahun 1990-an. Dia kemudian menikah dengan Donald Trump pada tahun 2005. Melania adalah istri ketiga calon presiden AS tersebut. Pernikahan mereka dikaruniai seorang anak bernama Barron.
