• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES

Indonesia Ingin Cegah Perang di Laut Cina Selatan

Category Category: INTERNASIONAL

Indonesia akan memperkuat penjagaan keamanan wilayahnya di kawasan Laut Cina Selatan. Menhan Ryamizard Ryacudu menyatakan, sekalipun kapasitas militer akan ditingkatkan, Indonesia tidak ingin ada konflik bersenjata.

 

Sejak pertengahan 2014 militer Cina sibuk memperluas "Fiery Cross Reef" di tepi barat kepulauan Spratly. Pakar di "Centre for International and Strategic Studies" di Washington dan Asia Maritime Transparency Initiative meyakini, negeri tirai bambu itu tengah membangun pangkalan udara sepanjang tiga kilometer. Landasan sepanjang itu mampu menampung pesawat pembom jarak jauh tipe H-6 milik Cina

Menteri Pertahanan (Menhan) Indonesia Ryamizard Ryacudu mengatakan Indonesia akan memperkuat pertahanan dan penjagaan keamanan di sekitar Kepulauan Natuna. Antara lain dengan penempatan satuan jet tempur F-16, rudal darat-udara, perlengkapan radar dan pesawat, serta membangun pelabuhan baru dan meningkatkan kapasitas landasan pacu.

Hal itu disampaikan Menhan dalam wawancara dengan kantor berita AFP. Peningkatan kapasitas militer inio sudah dimulai selama beberapa bulan terakhir, dan akan selesai dalam "kurang dari satu tahun", katanya.

"Ini akan menjadi mata dan telinga kita," kata pensiunan jenderal Ryamizard Ryacudu. "Sehingga kita benar-benar dapat melihat apa saja yang terjadi di Natuna dan daerah sekitarnya di Laut Cina Selatan."


Mahkamah Arbitrase di Den Haag memenangkan gugatan Filipina dalam sengketa soal Laut Cina Selatan

Ryacudu selanjutnya mengatakan, Indonesia akan menempatkan sejumlah persenjataan dan satuan angkatan udara khusus ke Natuna. Batalyon tentara akan segera ditempatkan, setelah barak dan perumahan militer selesai dibangun, kata Ryacudu.

Dia menerangkan, Indonesia tidak meningkatkan militerisasi di Laut Cina Selatan, tapi akan menjaga perbatasannya. "Ini adalah pintu depan kami, mengapa tidak dijaga?" kata Ryamizard.

Hubungan Indonesia dan Cina belakangan sempat menegang, ketika Angkatan Laut Indonesia menangkapi kapal-kapal pukat Cina yang melakukan penangkapan ikan secara ilegal di sekitar Kepulauan Natuna. Cina sempat mengajukan protes keras, namun kemudian mengakui kedaulatan Indonesia di wilayah perairan sekitar Natuna.


Presiden Jokowi dan Presiden Cina Xi Jinping di Beijing

Setelah insiden bulan lalu itu, Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan ke Natuna dan naik ke kapal perang Angkatan Laut. Kunjungan Jokowi dipandang sebagai isyarat kepada Cina, bahwa Jakarta serius akan membela wilayah teritorialnya.

Pemerintahan Jokowi baru.baru ini menyetujui peningkatan anggaran militer. Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu menjelaskan, pulau-pulau di perairan terpencil antara Kalimantan dan Semenanjung Malaysia akan dijadikan pos jaga di kawasan utara Indonesia.

Menhan Ryacudu mengatakan, keputusan itu tidak mrngubah posisi tradisional Indonesia sebagai negara yang tidak menaruh klaim dalam sengketa wilayah di Laut Cina Selatan.

"Mari kita menghindari perang," katanya dan menambahkan, Indonesia memiliki hubungan baik dengan semua pihak.
 
VOA

  • Prev
  • Next

Uni Eropa Desak Resolusi Damai atas Penyelesaian Sengketa Laut China Selatan

Pemimpin Kudeta Turki Tewas Dikeroyok Pendukung Erdogan

Mantan Komandan Angkatan Udara Turki Memimpin Upaya Kudeta

Ribuan Tentara Turki Ditangkap dan Digebuki Rakyat

Lebih dari 1500 Ditangkap, 90 Tewas 1150 Terluka dalam Upaya Kudeta di Turki

Uni Eropa Desak Resolusi Damai atas Penyelesaian Sengketa Laut China Selatan

Pemimpin Kudeta Turki Tewas Dikeroyok Pendukung Erdogan

Mantan Komandan Angkatan Udara Turki Memimpin Upaya Kudeta

Ribuan Tentara Turki Ditangkap dan Digebuki Rakyat

Lebih dari 1500 Ditangkap, 90 Tewas 1150 Terluka dalam Upaya Kudeta di Turki

Kemenkes Keluarkan Pernyataan Dampak Vaksin Palsu terhadap Anak

Bagaimana Ledakan Bintang Mampu Membentuk Sejarah Bumi?

Tejas, Jet Tempur Baru Buatan India

"Suatu kekuatan gaib menyeretku ke tempat itu," ungkap Bung Karno

Teleskop Terbesar di Dunia Siap untuk Berburu Alien

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Mengapa Banyak Orang Terobsesi dengan Pokemon Go?

Apa yang Membuat Mobil Aston Martin Rp 6,5 M Laris?

Rp 3.000 Triliun Belanja Busana Muslim Dunia, Peluang Ekspor Indonesia

Buah Delima Bisa Jadi Alternatif Anti-penuaan

Teh Pahit Mengatasi Kadar Kolesterol Jahat

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Setiap Dua Jam, Wanita Ini Pun Berhenti Bekerja
Jawaban Bagi Armata Rusia. Jerman Perkenalkan Tank Tempur Terbaru
Pemburu Malam Hari, Heli Tempur Rusia Terbaru Menarik Perhatian Internasional
Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja
Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia
Jet Tempur Siluman T-50 Siap Produksi Massal
Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert
Asteroid Buntuti Bumi Sejak Seabad Lalu
Pohon Raksasa Ditemukan di Borneo, Tingginya Dua Kali Candi Prambanan
Jet Berteknologi Tinggi MC21 Rusia Siap Menantang Boeing 737 dan Airbus 320
Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta
Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:
Beginilah Proses ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel
Pesawat Pribadi yang 100% Bertenaga Listik
Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya
  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
FreeWebMonitoring.com
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC