• HOME
  • NEWS & FEATURES
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • YOUTUBE
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    • ENTERTAINMENT
    • INTERNASIONAL
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS

AS dan Rusia Berencana Bentuk Aliansi Militer di Suriah

PBB: 300 Juta Jiwa Terancam Risiko Karena Gunakan Air Tercemar

Korea Utara Semakin Bandel, Luncurkan Lagi Rudal Balistik ke Laut Jepang

Panda Raksasa Dinyatakan Tak Lagi Terancam Punah

Kaum Perempuan Saudi Berjuang untuk Emansipasi Melalui Kampanye Massif di Twitter

Category Category: INTERNASIONAL

Puluhan ribu perempuan Saudi menggunakan media Twitter setelah Human Rights Watch (HRW) meluncurkan kampanye sosial ditujukan terhadap budaya paternalisme dan perwalian laki-laki di Arab Saudi, negara yang terkenal dalam menginjak-injak hak asasi manusia.

 

Upaya itu dipicu, setelah HRW merilis laporan bulan Juli tentang kondisi kaum perempuan dan penindasan terhadap hak-hak kaum perempuan di negara ini.

 

Laporan pengawas menyorot bahwa apa yang disebut wali laki-laki merupakan  bentuk dominasi ketat budaya berbasis gender, menjadi hambatan paling signifikan untuk mewujudkan hak-hak perempuan di negeri ini, Karena kaum perempuan secara hukum, efektif diperlakukan seperti anak di bawah umur yang tidak bisa membuat keputusan penting bagi diri mereka sendiri.

 

 

"Di Arab Saudi, kehidupan seorang perempuan dikendalikan oleh seorang pria dari lahir sampai meninggal. Setiap perempuan Saudi harus memiliki wali laki-laki, biasanya ayah atau suami, namun dalam beberapa kasus saudara atau bahkan anak, laki-laki memiliki kekuatan untuk membuat berbagai keputusan penting atas namanya," HRW melaporkan

 

Dalam kerajaan Arab Saudi, kaum perempuan tidak bisa bepergian atau menikah tanpa izin wali laki-laki mereka. Perempuan harus dikawal oleh wali laki-laki untuk melakukan kegiatan rutin seperti menyewa apartemen, mengajukan tuntutan hukum atau pergi ke kelas.

 

"Dampak kebijakan-kebijakan ketat terhadap kemampuan seorang perempuan dalam meniti karir atau membuat keputusan hidup bervariasi, tetapi sebagian besar tergantung pada niat baik dari wali laki-laki. 

 

Dalam beberapa kasus, kaum pria menggunakan otoritas bahwa sistem perwalian laki-laki memberikan kesempatan bagi lelaki untuk memeras perempuan yang menjadi walinya. 

 

Perwalian ini telah dikondisikan sehingga kaum lelaki akan memberikan izin kepada perempuan yang menjadi walinya untuk bepergian dan bekerja jika sang perempuan itu bersedia membayar sejumlah besar uang", "kata laporan itu.

 

Sambil menyiapkan laporan, HRW mewawancarai 61 perempuam yang menceritakan hidupnya dalam bentuk dokumentasi video yang diposting ke media sosial. HRW memulai kampanye dengan hashtag  #TogetherToEndMaleGuardianship. Ini mendapat sambutan luar biasa dan sangat luas dari kalangan perempuan di Arab Saudi, dengan lebih dari 170.000 tweet dalam bahasa Inggris dan Arab dengan berbagi pengalaman negatif dari wanita di bawah dominasi perwalian laki-laki, serta tuntutan untuk hak yang sama.

 

Ria Utami 

 

Sumber: Sputnik News

ShareThis

Bagaimana China Selamatkan Panda Raksasa dari Kepunahan?

AS dan Rusia Berencana Bentuk Aliansi Militer di Suriah

Awal Mula Pembagian Zona Waktu di Indonesia

PBB: 300 Juta Jiwa Terancam Risiko Karena Gunakan Air Tercemar

Korea Utara Semakin Bandel, Luncurkan Lagi Rudal Balistik ke Laut Jepang

Mengungkap Misteri Mahluk Malam

Pertumbuhan Ekonomi Tinggi di Kota Bertrotoar Nyaman bagi Pejalan Kaki

Share

  • facebook
  • google+
  • twitter
  • Linkedin
  • Whatsapp

AS dan Rusia Berencana Bentuk Aliansi Militer di Suriah

PBB: 300 Juta Jiwa Terancam Risiko Karena Gunakan Air Tercemar

Korea Utara Semakin Bandel, Luncurkan Lagi Rudal Balistik ke Laut Jepang

Panda Raksasa Dinyatakan Tak Lagi Terancam Punah

Hillary dan Trump Tidak Disukai Mayoritas Rakyat AS

Mahasiswa Dibolehkan Bawa Senjata Api ke Kampus di Texas

Bagaimana China Selamatkan Panda Raksasa dari Kepunahan?

Awal Mula Pembagian Zona Waktu di Indonesia

Mengungkap Misteri Mahluk Malam

Pertumbuhan Ekonomi Tinggi di Kota Bertrotoar Nyaman bagi Pejalan Kaki

Buku Harian Tokoh Nazi, sang Raja Tega

Menjangkau Masyarakat Termiskin Indonesia

Keunggulan Android Nougat, Sistem OS Baru Google

Om Erdogan sempat Bikin Pak Jokowi mirip Figuran

Psikopat dan Narsis, Apa Bedanya?

Kenali Gejala Zika yang Mirip Demam Berdarah

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Ahok, Jokowi, dan Sunny Tanuwidjaja

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Pergilah Lebih Tinggi, Lihatlah Jiwa Manusia

Konsep Hijâb dalam Tradisi Yahudi, Nasrani, dan Islam

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Belajar Seni Retorika dan Kharisma dari Steve Jobs

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Gereja Makam Yesus Dipercayakan Kepada Keluarga Muslim, Kenapa?

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
Powered by Helix
Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • YOUTUBE
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    • ENTERTAINMENT
    •  
    •  
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •