Entah bagaimana perasaan para peminat jabatan presiden menyaksikan ini: Ketua Koordinator Bidang Polhukam Golkar, Yorrys Raweyai, membacakan deklarasi dari atas mimbar, "Dengan rahmat Allah SWT, Partai Golkar menyatakan mendukung dan mencalonkan Bapak Joko Widodo sebagai Presiden Republik Indonesia pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden 2019."
Setelah membacakan deklarasi, Yorrys lalu turun dari panggung dan menyerahkan naskah deklarasi ke Ketum Golkar Setya Novanto. Jokowi kemudian diminta berdiri dan menerima naskah deklarasi itu dari tangan Novanto.
Jokowi lalu menyalami Novanto dan pengurus Golkar lainnya. Setelah penyerahan deklarasi. Usai menerima piagam dukungan, Jokowi diajak untuk berfoto dengan para pengurus daerah yang sudah berjajar di depan panggung.
Tiba-tiba, kader Golkar meneriakkan nama Ahok. Ahok pun akhirnya diajak ikut berfoto. Ketua Wanhor Golkar BJ Habibie juga diajak. Belakangan, Ketua DPR Ade Komarudin ikut berfoto pula. Tapi Novanto lalu tampak menghampiri Megawati yang masih duduk di kursi.
Namun, Megawati tak bergerak dari kursinya. Novanto akhirnya menyerah. Dia kembali berjajar di atas panggung untuk foto dengan Jokowi, Ahok, serta pengurus Golkar lainnya.
Dalam sambutannya, Presiden Jokowi bercerita tentang dirinya yang sempat ragu oleh wacana dukungan itu. "Kemarin kemarin saya ikuti, dukungan Golkar beneran enggak sih?" kata Jokowi. Para kader dan pimpinan Golkar serta hadirin pun tertawa.
"Saya ikuti terus, begitu meleset (dukungannya) saya telpon Ketum (Golkar)," pungkas Jokowi.
Grrrrr






