Menteri Energi Berat di pemerintahan Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, pemerintah sebenarnya sudah berencana melakukan pembersihan pengikut Fethullah Gulen sebelum kudeta terjadi.
Menteri Energi Berat Albayrak, yang adalah menantu Erdogan, menyebut, sebagian anggota militer itu melakukan kudeta karena mereka tahu rencana pemerintah tersebut.
Albayrak, yang terus mendampingi Erdogan di malam kudeta gagal itu, mengatakan, mertuanya sudah mendapat peringatan soal kudeta yang kemudian terbukti.
Dalam jumpa pers pertamanya dengan jurnalis asing sejak kudeta terjadi, Albayrak mengatakan, Dewan Militer Turki (YAS) sudah berencana untuk memecat semua perwira yang terkait dengan Fethullah Gulen.
"YAS sudah berencana mengambil langkah penting untuk menyingkirkan semua perwira dan jenderal Gulenis dari angkatan bersenjata. Kami sudah melakukan itu," kata Albayrak, Rabu (27/7/2016).
Albayrak melanjutkan, langkah pembersihan pengikut Gulen kemudian akan dilanjutkan ke berbagai institusi pemerintah dan hukum di Turki.
"Ketika mereka mengetahui langkah-langkah ini, di saat-saat terakhir, mereka mengambil langkah final (kudeta)," papar Albayrak.
