• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Terbitnya Abad Kegelapan yang Baru di Turki

Category Category: INTERNASIONAL

Kantor berita baik pemerintah maupun swasta di Turki melaporkan bahwa pemerintah Turki menutup 45 harian, 23 stasiun radio, 16 saluran televisi, dan tiga kantor berita.


Dua organisasi advokasi mengecam Turki, Rabu (27/7), karena meningkatkan kampanye untuk memberangus jurnalis dan media yang dicurigai memiliki hubungan dengan perencana kudeta militer 15 Juli lalu.

 
Jurnalis berkumpul di luar sebuah gedung pengadilan di Istanbul, Turki, untuk mendukung kolega mereka, jurnalis Bulent Mumay, yang ditahan sehubungan dengan investigasi atas percobaan kudeta yang gagal (27/7). (AP/Petros Karadjias)
Jurnalis berkumpul di luar sebuah gedung pengadilan di Istanbul, Turki, untuk mendukung kolega mereka, jurnalis Bulent Mumay, yang ditahan sehubungan dengan investigasi atas percobaan kudeta yang gagal (27/7). (AP/Petros Karadjias)

Komite untuk Melindungi Jurnalis (CPJ), sebuah kelompok advokasi media berbasis di New York, dan Freedom House, sebuah lembaga advokasi di Washington, menyuarakan keprihatinan atas penangkapan lebih dari 10 jurnalis Turki minggu ini dan laporan Rabu sore bahwa pemerintah Turki memerintahkan penutupan puluhan kantor media di negara itu.

Jurnalis dan perusahaan media itu dituduh menjadi rekanan dari Fethulah Gulen, seorang ulama Muslim yang tinggal di Amerika dan oleh Turki dituduh jadi dalang dari kudeta.

“Kami sudah tentu sangat prihatin dengan perkembangan ini, khususnya terhadap jurnalis, tetapi perilaku seperti ini dari pemerintah bukan hal baru,” kata Nina Ognianova, koordinator program CPJ.

“Selama berbulan-bulan, penguasa Turki menyasarkan jurnalis yang mengkritik kebijakan mereka. Kini hal itu mengalami eskalasi.”

Kantor berita baik pemerintah maupun swasta di Turki melaporkan, Rabu, bahwa pemerintah Turki menutup 45 harian, 23 stasiun radio, 16 saluran televisi, dan tiga kantor berita.
 
 
VOA / Siti Rahmah

Suami-Isteri Dibunuh Hanya Karena Utang Rp 5 Ribu

Ahok Bisa Kalah Kalau PDIP Usung Risma-Djarot

Trump Posting Video Bill Clinton Tertidur saat Hillary Pidato

Polisi Wanita Berbikini Bekuk Terduga Pencuri

Data: Mayoritas Pengusaha di Indonesia adalah Wanita

Suami-Isteri Dibunuh Hanya Karena Utang Rp 5 Ribu

Ahok Bisa Kalah Kalau PDIP Usung Risma-Djarot

Trump Posting Video Bill Clinton Tertidur saat Hillary Pidato

Polisi Wanita Berbikini Bekuk Terduga Pencuri

Data: Mayoritas Pengusaha di Indonesia adalah Wanita

Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Menurun

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ketika Pangeran Sambernyawa Menyerah Kepada Pakubuwana III

Politik adalah Pembentukan Persepsi, di Belakangnya ada Kepentingan Bisnis Besar

Bos Amazon, Bezos, Orang Terkaya Ketiga di Dunia

Setelah Hillary Clinton Resmi jadi Calon Presiden AS

Apa Yang Terjadi pada Otak Ketika Anda Dikhianati?

UNICEF Minta Ibu yang Sedang Menyusui Bayi ber-Selfie

Ini Beda Otak Kiri dan Otak Kanan

Begini Merawat Cinta Jarak Jauh

Mengatur Kehamilan Melalui Sebuah Aplikasi

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Flattr this
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC