• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Silicon Valley Adalah Sebuah Budaya

Category Category: FEATURES

Para wirausaha dengan akar imigran menjelaskan arti menjadi bagian dari sebuah 'startup'.


Mengelola sebuah perusahaan dengan sebuah mesin treadmill di dalam kantor, di pusat Silicon Valley, bukanlah sesuatu hal yang dibayangkan Monisha Perkash ketika ia dan orangtuanya pindah dari Nepal ke Amerika Serikat.

"Ketika saya pertama kali pindah ke sini, saya ditelepon ayah saya, yang tinggal di Texas, dan ia mengatakn, 'Monisha, saya sudah cari di seluruh peta dan saya tidak bisa menemukan Silicon Valley di mana pun," ujar Perkash.

Silicon Valley adalah sebuah wilayah di California yang terbentang dari San Francisco ke San Jose, dan bukan saja merupakan lokasi raksasa-raksasa teknologi seperti Google, Apple dan Facebook.

Perkash mengatakan karakteristik penting Silicon Valley adalah bahwa tempat itu sebuah budaya yang mewujudkan kewirausahaan. Budaya ini menular, dan menyentuh Perkash ketika ia datang ke Silicon Valley.

"Awalnya orangtua saya sangat bingung. Saya telah mulai kuliah pengantar kedokteran dan diterima di fakultas kedokteran, dan ketika saya memutuskan tidak mengambilnya, mereka tidak paham kenapa," ujar Perkash, salah satu pendiri dan CEO Lumo Bodytech.

Ia dan dua kawannya ingin membentuk sebuah perusahaan baru (startup) bidang teknologi untuk meningkatkan kehidupan orang-orang. Mereka kemudian mendirikan Lumo Bodytech untuk mengembangkan alat sensor yang dapat dipakai di badan.

Salah satu produk mereka, Lumo Run, dapat dipakai di pergelangan tangan pelari untuk melacak pergerakan orang tersebut. Dipasangkan dengan ponsel, alat itu menyedikan pelatihan personal untuk pelari. Sensor lain, Lumo Lift, dipakai di bagian kerah pakaian dan bergetar ketika pemakai membungkuk, sebagai pengingat untuk duduk tegak.

 


Perjalanan Para Pendiri

Salah satu pendiri dan COO Lumo Bodytech, Charles Wang mengatakan sensor-sensor itu membantu memperbaiki postur tubuh dan mengurangi risiko cedera dan sakit punggung.

"Ada banyak penelitian yang menunjukkan bahwa postur sangat berkaitan dengan sakit punggung, kesehatan punggung," ujar Wang, yang lahir dari orangtua yang berasal dari Taiwan.

Ia awalnya mengikuti jalur yang diinginkan banyak orangtua imigran untuk anak-anaknya. Wang adalah seorang dokter dan sempat praktik sebelum memutuskan menjadi wirausaha. Ia mengatakan orangtuanya sangat mendukung.

"Saya kira untuk mereka, hal ini adalah, 'Bisakah kamu mencari sesuatu yang sangat kamu pedulikan dan kamu lakukan dengan bersemangat'," ujar Wang.

Pendiri ketiga, CTO (kepala divisi teknologi) Andrew Chang, mengatakan bahwa menjadi bagian dari sebuah startup tidak seperti pekerjaan-pekerjaan sebelumnya yang ia kerjakan.

"Kecepatan pergerakan pekerjaan ini tidak bisa dibandingkan, kecepatan membuat keputusan, berjalannya bisnis dan lain sebagainya, karena dalam bidang ini sangat kurang birokrasi."

Chang menambahkan, "Ada banyak orang di sini yang sangat ingin mengubah dunia. Kita ada di satu titik dimana kita memiliki semua infrastruktur teknis untuk memungkinkan hal itu terjadi, untuk membuat sekelompok orang melakukan perbaikan dramatis yang dapat memantul ke seluruh dunia karena sedemikian terhubungnya kita sekarang ini."

Membuat Orangtua Bangga

Perkash mengatakan keterhubungan dan karakteristik kolaboratif Silicon Valley telah mendorong budaya startup. Keberhasilan perusahaan telah menjadi sumber kebahagiaan untuk orangtuanya, tambahnya.

"Saya ingin membuat mereka bangga, dan saya ingin mereka tahu bahwa dengan memberi kita peluang untuk mengejar keinginan kita, mengejar mimpi kita, telah mendorong saya maju. Jadi dalam banyak hal, saya melakukan apa yang saya lakukan untuk menghormati mereka," ujar Perkash.

Kepada siapa pun yang ingin mengikuti jejaknya, Perkash menyarankan agar tidak takut gagal tapi melihatnya sebagai peluang untuk belajar.
 
 
VOA / Mohammad Isa Ibrahim

Suami-Isteri Dibunuh Hanya Karena Utang Rp 5 Ribu

Ahok Bisa Kalah Kalau PDIP Usung Risma-Djarot

Trump Posting Video Bill Clinton Tertidur saat Hillary Pidato

Polisi Wanita Berbikini Bekuk Terduga Pencuri

Data: Mayoritas Pengusaha di Indonesia adalah Wanita

Suami-Isteri Dibunuh Hanya Karena Utang Rp 5 Ribu

Ahok Bisa Kalah Kalau PDIP Usung Risma-Djarot

Trump Posting Video Bill Clinton Tertidur saat Hillary Pidato

Polisi Wanita Berbikini Bekuk Terduga Pencuri

Data: Mayoritas Pengusaha di Indonesia adalah Wanita

Pertumbuhan Ekonomi Amerika Serikat Menurun

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ketika Pangeran Sambernyawa Menyerah Kepada Pakubuwana III

Politik adalah Pembentukan Persepsi, di Belakangnya ada Kepentingan Bisnis Besar

Bos Amazon, Bezos, Orang Terkaya Ketiga di Dunia

Setelah Hillary Clinton Resmi jadi Calon Presiden AS

Apa Yang Terjadi pada Otak Ketika Anda Dikhianati?

UNICEF Minta Ibu yang Sedang Menyusui Bayi ber-Selfie

Ini Beda Otak Kiri dan Otak Kanan

Begini Merawat Cinta Jarak Jauh

Mengatur Kehamilan Melalui Sebuah Aplikasi

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Beli Mobil Honda Bisa Dicicil Rp 1 Juta per Bulan, DP Rp 20 Juta

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURES
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Flattr this
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • TV
    • CNN
    • RTNEWS
    • DW
    • ALJAZEERA
    • TVONE
    • METROTV
    • KOMPASTV
    • CCTV AMERICA
    • NHK WORLD
    • EURONEWS
    • I-NEWS
    • NET
    • FASHIONTV
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC