• HOME
  • NEWS & FEATURES
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • ENTERTAINMENT
    • SPORT
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
      • YOUTUBE
Menu
  • OPINI
  • FEATURES
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • ENTERTAINMENT
  • SPORT
  • XLINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • BBC
    • DW
    • VOA
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • YOUTUBE

Obama Sebut Donald Trump Tak Layak Menjadi Panglima Tertinggi

CategoryCategory: INTERNASIONAL

Presiden Amerika Barack Obama yang sedang berada di Laos menanggapi penyataan Trump,  Putin lebih baik dari Obama dan membalasnya  bahwa  Donald Trump tak layak menjadi panglima tertinggi.

 

“Saya kira orang itu tidak memenuhi syarat untuk menjadi presiden Amerika Serikat dan setiap kali dia berbicara opini seperti itu pasti keluar,” kata Obama dalam komentar  pedas  ketika sedang berada di luar negeri.

 

Pada Rabu malam, Trump mengatakan dalam forum calon presiden yang ditayangkan televisi secara nasional "Putin jauh lebih baik ketimbangt presiden kita dalam memimpin negara dan bahwa para jenderal militer Amerika telah "runtuh” di bawah Obama"

 

Obama, pada akhir perjalanan kepresidenan terakhirnya ke Asia, mengatakan "sebagai presiden, anda benar-benar harus tahu apa yang anda bicarakan dan anda benar-benar harus melakukan persiapan. Ketika anda berbicara, itu harus benar-benar mencerminkan kebijakan yang telah dipikirkan matang-matang yang dapat dilaksanakan.”

 

Obama, menjadi pendukung setia kandidat Partai Demokrat Hillary Clinton dalam melawan Trump, mengatakan  “Hal yang paling penting bagi masyarakat dan pers adalah dengan hanya mendengarkan apa yang dikatakannya dan menindaklanjuti dengan mengajukan pertanyaan atas apa yang tampaknya sebagai gagasan yang bertentangan atau yang sama sekali aneh.”

 

Dodo Aditya.

 

Sumber: VoA

Follow @LebihJelas
ShareThis

Hillary Clinton: Would You Ever Ask A Man That Question?

Apa yang Harus Diperhatikan dari Uji Coba Nuklir Korea Utara?

Makanan Pokok 1,3 Miliar Warga Tiongkok

Amien Rais Ancam Lengserkan Zulkifli Hasan

Detak Jantung Mempengaruhi Kebijaksanaan Anda

Parkir Mobil Kini Bisa Dikemudikan Pakai Smartphone

Wanita Muslim India Diperkosa Karena Makan Sapi

.

  • facebook
  • google+
  • twitter
  • tumblr
  • Linkedin

Apa yang Harus Diperhatikan dari Uji Coba Nuklir Korea Utara?

Makanan Pokok 1,3 Miliar Warga Tiongkok

Amien Rais Ancam Lengserkan Zulkifli Hasan

Wanita Muslim India Diperkosa Karena Makan Sapi

Direktur CIA Peringatkan Kehebatan Hacker Rusia

Makanan yang Menguasai Dunia

Hillary Clinton: Would You Ever Ask A Man That Question?

Parkir Mobil Kini Bisa Dikemudikan Pakai Smartphone

Maroko Penghasil Utama Ganja di Dunia

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Saya Setuju Tes DNA, Kata Ario Kiswinar Merespons Tantangan Mario Teguh

Saya Setuju Tes DNA, Kata Ario Kiswinar Merespons Tantangan Mario Teguh

Detak Jantung Mempengaruhi Kebijaksanaan Anda

Amerika Serikat Menuju Kehancuran Finansial Total

Tidak Ada Perintah Tuhan Kepada Ibrahim Untuk Menyembelih Anaknya

Tidak Ada Perintah Tuhan Kepada Ibrahim Untuk Menyembelih Anaknya

Anda Orang Jakarta atau Makassar?

Benarkah Paranoid Bisa Mengantarkan Anda Menuju Sukses?

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL

We have 76 guests and no members online

Powered by Helix
Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    •  
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
      • YOUTUBE