• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Follow @GALABERITA
Category Category: FEATURES

Salah satu "trade mark" Nazi Jerman adalah kumis lucu sang diktator Adolf Hitler. Gaya kumis "sikat gigi" itu sama terkenalnya dengan lambang swastika atau gaya rambut belah pinggir sang diktator.


Namun, muncul pertanyaan mengapa Adolf Hitler memilih gaya kumis seperti itu? Kisah awal kumis lucu itu muncul dalam sebuah mini seri The World Wars yang disiarkan saluran televisi History.

Mini seri yang terdiri dari enam episode ini diawali dengan asal mula pecahnya Perang Dunia I (1914-1918). Salah seorang pelaku dalam perang besar tersebut adalah Adolf Hitler, yang kala itu merupakan anggota Angkatan Darat Jerman berpangkat kopral.

Adolf Hitler dulunya memiliki ...Adolf Hitler dulunya memiliki kumis tebal melintang, lengkap dengan ujungnya yang sedikit lancip.. (Wikimedia)
 
Saat itu, Hitler sudah berkumis. Namun, kumis sang diktator masa depan tersebut tebal melintang, lengkap dengan ujungnya yang sedikit lancip.

Suatu hari, Hitler dan pasukan Jerman lainnya mendapatkan serangan senjata gas beracun dari pihak sekutu. Saat peluru gas itu jatuh di parit pertahanan Jerman, sang komandan memberikan perintah untuk segera mengenakan masker anti-gas.

Kontan saja semua prajurit, termasuk Hitler, cepat-cepat mengenakan masker jika tak ingin nyawa melayang akibat menghirup gas beracun. Namun, akibat kumisnya yang tebal melintang, masker yang dikenakan Hitler tak bisa menutup rapat. Alhasil, Hitler harus menahan napas hingga serangan gas itu berakhir.

Akibat pengalaman nyaris mati itu, Hitler akhirnya membabat hampir sebagian besar kumisnya dan menyisakan sedikit di bagian tengah. Sejak saat itu, Hitler mempertahankan gaya kumisnya yang unik tersebut.

Stephen David, produser eksekutif mini seri The World Wars, mengatakan, tim risetnya menemukan fakta bahwa Hitler sudah gemar memelihara kumis tebal melintang sebelum Perang Dunia I pecah. "Kami berusaha untuk serinci mungkin menampilkan fakta dalam mini seri ini," kata David.

Setelah Perang Dunia I berakhir, Hitler mempertahankan gaya kumisnya itu hingga dia merengkuh kekuasaan di Jerman pada 1930-an. Bahkan, gaya kumis unik itu menjadi salah satu ciri paling dikenal dari sosok diktator Adolf Hitler.

Sumber: Daily Mail / National Geographic
Follow @GALABERITA

Bom di Pesta Pernikahan di Turki, 30 Tewas

Ahok Bengis Seperti Bandit, Kata Amien Rais

Kata Djarot: Saya dan PDIP Satu Paket

177 Jemaah Haji ilegal Indonesia Ditangkap di Filipina

Setelah Erdogan Merapat ke Putin, Sikap Turki Terhadap Suriah Berubah

Bom di Pesta Pernikahan di Turki, 30 Tewas

Ahok Bengis Seperti Bandit, Kata Amien Rais

Kata Djarot: Saya dan PDIP Satu Paket

177 Jemaah Haji ilegal Indonesia Ditangkap di Filipina

Setelah Erdogan Merapat ke Putin, Sikap Turki Terhadap Suriah Berubah

Presiden dan Sejumlah Menteri Rapat Maritim di Tepi Danau Toba

Komunisme Sudah Mati Dimangsa Kapitalisme

Misteri Deja Vu Akhirnya Terpecahkan

Obama dan Dusta Perang Melawan Teroris di Suriah

Patung Donald Trump, Intermeso Pilpres AS

Krishnayana, Diaspora Indonesia Pendiri iSpionage di California

Mungkin Anda Stroke Kalau Mengalami Ini

Bila Otak Anda Mati, Apa yang Terjadi?

Ini Jenis Fobia yang Mungkin Anda Miliki

Saya 31 Tahun, Masih Perjaka, Kecanduan Pornografl

Cara Menghilangkan Rasa Trauma

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Konsep Hijâb dalam Tradisi Yahudi, Nasrani, dan Islam

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Sepakbola Tinju ala Italia, dan Festival Tukang Sihir Jerman

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • FEATURES
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu