• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Presiden Saksikan Vaksinasi Ulang di Puskesmas Ciracas

Follow @GALABERITA
Category Category: NASIONAL

Sebagai tindak lanjut dari banyaknya anak-anak yang telah divaksin dengan vaksin palsu beberapa bulan atau tahun lalu sebagai akibat beredarnya vaksin palsu di beberapa rumah sakit dan pusat-pusat kesehatan masyarakat.

 

Pemerintah memutuskan mengadakan vaksinasi ulang gratis bagi anak-anak yang sebelumnya telah divaksin dengan vaksin palsu. Presiden Joko Widodo dijadwalkan mengunjungi dua lokasi di Jakarta Timur,untuk menyaksikan pelaksanakan vaksinasi ulang, Vaksinasi akan dilakukan oleh Kementerian Kesehatan (Kemkes), Senin (18 Juli 2016 ) hari ini.

 

Lokasi pertama, Puskesmas Kecamatan Ciracas di Jalan Cibubur RT003/01, Jakarta Timur. Lokasi kedua, Rumah Sakit Umum (RSU) Kecamatan Ciracas di Jalan Lapangan Tembak Cibubur No.1, Ciracas, Jakarta Timur.

 

Didampingi Menteri Kesehatan (Menkes) Nila Moelek, kehadiran Jokowi dijadwalkan menyaksikan pemberian vaksinasi ulang terhadap anak yang diindikasikan mendapat vaksin palsu. Menurut Informasi, lebih kurang 26 anak dari 197 pasien yang terindikasi mendapatkan vaksin palsu diminta kehadirannya untuk divaksinasi ulang di Puskesmas Ciracas.

 

Nila mengatakan vaksinasi ulang terus akan dilakukan secara bertahap. Selain di Puskesmas Ciracas, vaksinasi ulang pada Senin (18/7) ini juga akan dilakukan di Rumah Sakit (RS) Harapan Bunda terhadap 20 anak dan 20 anak di RSIA Sayang Bunda Bekasi.

 

"(Vaksinasi ulang) bertahap. Tentu tidak mungkin sekaligus. Kita dapat datanya dari Bareskrim dan ke depan bisa bertambah lagi," kata Nila, Senin

 

Sebelumnya, Nila Moeloek mengatakan sebagai akibat beredarnya vaksin palsu, upaya vaksinasi ulang akan dilakukan pemerintah yang dimulai dari sebuah klinik yang berada di Ciracas, Jakarta Timur.

 

Dalam rapat dengan Komisi IX DPR RI, Nila Moeloek mengungkap bahwa ada 37 fasilitas kesehatan, termasuk 14 rumah sakit yang diduga menggunakan vaksin palsu.

 

Dibeberkan juga, dari hasil penelusuran Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) ditemukan 37 fasilitas layanan kesehatan yang berada di 9 provinsi, mendapatkan vaksin dari sumber yang tidak resmi dengan jumlah sampel sebanyak 39 jenis. Sembilan provinsi tersebut, antara lain Jawa Barat, Banten, Jawa Timur, Jawa Tengah, DKI Jakarta, dan Kepulauan Riau.

 

Selanjutnya, dari hasil uji terhadap 39 sampel, empat di antaranya yang isinya tidak sesuai atau palsu. Sedangkan, satu sampel lainnya diduga palsu karena label tidak sesuai.

 

Selain itu, BPOM juga melakukan uji terhadap barang sitaan Bareskrim. Dari 15 produk vaksin yang telah selesai diperiksa, terdapat lima produk, di antaranya yang terbukti kandungannya palsu, satu produk lain dengan kadar tidak sesuai, dan satu produk yang labelnya tidak sesuai

 

Kemudian, Direktur Pidana Khusus Bareskrim Brigjen Agung Setya memgungkapkan hingga Jumat (15 Juli 2016 siang, total ada 23 orang dijadikan tersangka kasus pembuatan, penyebaran dan penggunaan vaksin palsu.

 

Dengan rincian, produsen enam orang, distributor sembilan orang, pengumpul botol bekas vaksin dua orang, pencetak label satu orang, dua bidan, dan tiga orang dokter.

 

Selain itu, kepolisian telah menemukan ada bukti transaksi keuangan pembelian vaksin, ampul, dan bekas vaksin yang jumlah transaksinya ada mencapai Rp 440.210.000

 

Indrawati W

SHARE
Follow @GALABERITA

Pengebom Bunuh Diri di Turki Berusia 12 Tahun

Kemlu Upayakan Jemaah Haji RI yang Ditahan Filipina Dianggap Korban

RUU Pemilu Antisipasi Calon Tunggal Capres-Cawapres 2019

Intelijen AS Dirusak oleh Kebiasaan Menyenangkan Penguasa

Jembatan Kaca Terpanjang dan Tertinggi di Dunia

Pengebom Bunuh Diri di Turki Berusia 12 Tahun

Kemlu Upayakan Jemaah Haji RI yang Ditahan Filipina Dianggap Korban

RUU Pemilu Antisipasi Calon Tunggal Capres-Cawapres 2019

Intelijen AS Dirusak oleh Kebiasaan Menyenangkan Penguasa

Jembatan Kaca Terpanjang dan Tertinggi di Dunia

Presiden Filipina Ancam Keluar dari PBB

Jemparingan, Tradisi Kuno Yang Hidup Lagi di Yogyakarta

Komunisme Sudah Mati Dimangsa Kapitalisme

Misteri Deja Vu Akhirnya Terpecahkan

Obama dan Dusta Perang Melawan Teroris di Suriah

Patung Donald Trump, Intermeso Pilpres AS

Detak Jantung Mempengaruhi Kebijaksanaan Anda

Mungkin Anda Stroke Kalau Mengalami Ini

Bila Otak Anda Mati, Apa yang Terjadi?

Ini Jenis Fobia yang Mungkin Anda Miliki

Saya 31 Tahun, Masih Perjaka, Kecanduan Pornografl

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

Konsep Hijâb dalam Tradisi Yahudi, Nasrani, dan Islam

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Sepakbola Tinju ala Italia, dan Festival Tukang Sihir Jerman

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • NASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu