• HOME
  • NEWS & FEATURES
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • ENTERTAINMENT
    • SPORT
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
      • YOUTUBE

Perkebunan Bawah Laut, Sukses Hasilkan Berbagai Macam Sayuran

Category Category: SAINSTEKNO

Ancaman pemanasan global membuat manusia harus menyiapkan strategi untuk hidup di bumi yang tenggelam. Inilah Nemo’s Garden, proyek perkebunan bawah laut yang telah menghasilkan berbagai macam sayuran. 


Terletak sekitar 100 meter dari pesisir Noli di timur laut Italia, terdapat sebuah bangunan bawah air yang berbentuk seperti balon. Balon-balon bawah laut ini terletak di laut yang tak terlalu dalam dan berisi berbagai macam sayuran yang siap dimakan.

Hal ini mungkin terdengar seperti satu scene dalam film fiksi ilmiah namun sebenarnya semua itu benar-benar ada. Proyek yang diberi nama Nemo’s Garden ini merupakan hasil jerih parah Ocean Reef Group. Bersama dengan sejumlah ahli agrikultural, perusahaan scuba diving asal Genewa ini berusaha mencari cara alternatif untuk produksi makanan.

Proyek futuristik ini sudah dimulai sejak tahun 2012 silam. Jumlah ‘balon’ berisi tanam-tanaman itu ada tujuh dan masing-masing bisa diisi dengan delapan hingga 10 baki tanaman atau 22 pot tumbuhan. Balon dalam air yang disebut sebagai biosphere ini sudah mengalami sejumlah perubahan desain sejak diterpa oleh kebocoran.

Setelah sukses dan bisa menghasilkan sayur-sayuran yang biak, sekarang proyek ini akan digarap dengan skala yang lebih besar dan dikomersialkan. Ocean Reef Group juga sudah mendapatkan izin dari pemerintah untuk melaksanakan proyek biosphere baru. Struktur biosphere itu sendiri juga sudah dipatenkan. Apa yang sebenarnya ada di dalam biosphere ini?

Dalam biosphere yang canggih ini terdapat sistem yang bisa mengubah air laut menjadi air tawar. Sistem penanaman tumbuhan yang digunakan sendiri adalah hidroponik yaitu menanam dengan media air. Air laut yang terserap dalam biosphere ini diuapkan dan air bersihnya yang tidak mengandung garam akan menetes dan mengairi tanaman di dalam.

Tidak seperti sistem hidroponik di bawah tanah atau di rumah kaca yang memakai sejumlah alat pengatur suhu dan lampu LED, dalam biosphere suhunya ternyata justru bisa stabil. Untuk cahaya matahari sendiri masih bisa menembus air laut sehingga biosphere yang terletak antara lima hingga delapan meter di bawah permukaan laut masih bisa mendapatkan cahaya.

Tanaman yang paling subur dalam biosphere sendiri sejauh ini adalah lobak. Mereka sangat senang air dan tidak suka dengan suhu tinggi serta sinar matahari langsung. Tak heran, tanaman ini tumbuh subur di dala biosphere.

Salah satu hal paling menyenangkan dari biosphere adalah di sini tak ada penyakit, hama, atau angin yang terlalu keras dan berpotensi untuk merusak tanaman. Bekerja di biosphere juga tak ada bedanya seperti bercocok tanam dalam akuarium yang kering.

Hingga saat ini tim dari Ocean Reef Group masih terus mengembangkan proyek tersebut. Mereka berharap makin banyak tanaman yang bisa ditanam pada biosphere tersebut.



Lila Nathania / The Guardian via Intisarri-NationalGeographic
ShareThis

Maroko Penghasil Utama Ganja di Dunia

Direktur CIA Peringatkan Kehebatan Hacker Rusia

Makanan yang Menguasai Dunia

Pemerintah Coret Merek Cap Kaki Tiga

Presiden Filipina Persilakan Mary Jane Veloso Dieksekusi di Indonesia

Hillary Clinton Mengalami Radang Paru-paru

Utang Rp 2,3 Triliun TVOne, ANTV, Vivanews

.

  • facebook
  • google+
  • twitter
  • tumblr
  • Linkedin

Direktur CIA Peringatkan Kehebatan Hacker Rusia

Makanan yang Menguasai Dunia

Pemerintah Coret Merek Cap Kaki Tiga

Presiden Filipina Persilakan Mary Jane Veloso Dieksekusi di Indonesia

Hillary Clinton Mengalami Radang Paru-paru

Utang Rp 2,3 Triliun TVOne, ANTV, Vivanews

Maroko Penghasil Utama Ganja di Dunia

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Mereka Meyakini Dewa Tertinggi itu Bernama Allah

Saya Setuju Tes DNA, Kata Ario Kiswinar Merespons Tantangan Mario Teguh

Saya Setuju Tes DNA, Kata Ario Kiswinar Merespons Tantangan Mario Teguh

Romo Yang Gemar Melintas Batas

Gatot Brajamusti dan Ritual Uh-oh-ihnya dengan Wanita

Gatot Brajamusti dan Ritual Uh-oh-ihnya dengan Wanita

Amerika Serikat Menuju Kehancuran Finansial Total

Tidak Ada Perintah Tuhan Kepada Ibrahim Untuk Menyembelih Anaknya

Tidak Ada Perintah Tuhan Kepada Ibrahim Untuk Menyembelih Anaknya

Anda Orang Jakarta atau Makassar?

Benarkah Paranoid Bisa Mengantarkan Anda Menuju Sukses?

Gaya Hidup Tepat Waktu Bangsa Swiss

Gaya Hidup Tepat Waktu Bangsa Swiss

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • SAINSTEKNO

We have 171 guests and no members online

Powered by Helix
Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates
Goto Top
  • HOME
  • NEWS & FEATURES
    • OPINI
    • FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    •  
    • XLINK
      • DETIK
      • TEMPO
      • KOMPAS
      • BBC
      • DW
      • VOA
      • NATIONAL GEOGRAPHIC
      • YOUTUBE