• Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    • INTERNASIONAL
    • SPORT
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    • GAYA
    • PSIKOLOGI & KESEHATAN
    • PERSONA
    • RILIS
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu
Menu
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • SPORT
  • ENTERTAINMENT
  • SAINSTEKNO
  • GAYA
  • PSIKOLOGI & KESEHATAN
  • PERSONA
  • RILIS
  • FEATURES
  • OPINI

Mencemooh PM Najib Razak Lewat Karikatur, Diancam 43 Tahun Penjara

Follow @GALABERITA
Category Category: INTERNASIONAL

Kartunis Malaysia, Zunar, diancam 43 tahun penjara lantaran menggugat budaya korupsi di negerinya. Ironisnya ia dikenakan UU Penghasutan 1948 yang ditetapkan pemerintahan kolonial Inggris



Tidak jarang Zunar berurusan dengan pemerintah Malaysia. Berulangkali ia dibui lantaran karikaturnya dinilai terlalu kritis terhadap negara. Namun ia bersikukuh. "Mereka bisa merantai tangan saya, kaki saya, leher atau seluruh tubuh saya," ujarnya, "tapi saya tidak akan berhenti menggambar."

Adalah Perdana Menteri Najib Razak yang paling sering muncul dalam karya Zunar. Ia belum lama ini diduga terlibat dalam skandal korupsi sebesar 2,6 miliar Dollar AS dari dana investasi Malaysia 1MDB. Sekitar 700 juta Dollar AS diantaranya mendarat di rekening pribadi Razak. Sang perdana menteri berdalih uang itu merupakan "dana sumbangan kampanye" dari Arab Saudi.

Zunar menilai Razak adalah kelptokrat paling tamak sedunia. Ia bahkan menggeser Presiden Zimbabwe, Robert Mugabe, di tempat kedua. Resminya harta Mugabe diklaim sebesar 10 juta Dollar AS. Tapi sang diktatur punya seribu cara menilap uang negara tanpa menyisakan bukti hukum.

Perdana Menteri Razak tidak perlu mengkhawatirkan langkah hukum terkait dugaan keterlibatannya dalam kasus korupsi 1MDB, keluh Zunar. "Kami punya seorang menteri kehakiman, mahkamah agung dan gedung pengadilan, tapi kami tidak punya keadilan," ujarnya.

Buat menghadapi suara-suara kritis pemerintah Malaysia menggunakan Undang-undang dari era penjajahan Inggris. "Sedition Act" alias UU anti Penghasutan melarang perdebatan umum yang memiliki tendensi "subversif." Aturan tersebut kini sering digunakan buat membungkam wartawan, seniman dan penulis seperti Zunar.

Zunar juga mengritik Presiden Amerika Serikat Barack Obama. Buatnya perjanjian perdagangan bebas dan kemitraan yang baik dengan Malaysia lebih penting ketimbang perlindungan HAM dan situasi mengenaskan tahanan politik di negeri tersebut.

 
DW
SHARE
Follow @GALABERITA

Gempa Berkekuatan 6,2 Skala Richter Guncang Italia Tengah, Sedikitnya 21 Tewas

Harga Sewa Perkantoran Jakarta Ngedrop hingga 25 Persen

Pasukan Khusus Turki Menyerang Suriah

Perempuan Muslim Berjilbab Didenda di Pantai Prancis

Hasil Jajak Pendapat, Hillary Clinton Pimpin 12 Poin atas Trump

Gempa Berkekuatan 6,2 Skala Richter Guncang Italia Tengah, Sedikitnya 21 Tewas

Harga Sewa Perkantoran Jakarta Ngedrop hingga 25 Persen

Pasukan Khusus Turki Menyerang Suriah

Perempuan Muslim Berjilbab Didenda di Pantai Prancis

Hasil Jajak Pendapat, Hillary Clinton Pimpin 12 Poin atas Trump

5 Tim Lolos ke Fase Grup, Undian Liga Champion Eropa Dilaksanakan Kamis Besok

Rp 14,5 Triliun, Rumah Termahal Sejagad

Drama Cinta Sutan Sjahrir dengan Nyonya Belanda

Membongkar Mitos Terbesar Teknologi

Donald Trump Lebih Psikopat dari Adolf Hitler, Menurut Penelitian Oxford University

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Wiji Thukul dan Kata-kata yang Tak Pernah Binasa

Mengapa Kita Harus Kasihan pada Orang yang Gemar Cari Perhatian?

Trailblazers, Aplikasi Belajar Bahasa Inggris

Bagaimana Genetika Pengaruhi Depresi Seseorang?

M3ng4pa Bah4sa Gaul Indon3sia Dipelajari di Austr4lia?

Banyak Dibaca

Demi Menyusui Pacarnya Tiap Dua Jam, Wanita Ini Berhenti Bekerja

Dewan Kesepian Jakarta: Menjadi jomblo dan tetap baik-baik saja

Perang Narkoba di Filipina dan Cara Cepat Menjadi Gila

Ini 8 Diktator Paling Kejam dalam Sejarah Dunia

Generasi Tanpa Ayah, Anak-Anak yang Terlahir dari Wisata Syahwat

Suatu Malam di Majelis Zikir Sufi di Katedral St. John

Orang Ambivert adalah Ekstrovert sekaligus Introvert

Beginilah ISIS Jual Minyak Curian Ke Israel via Turki

Perubahan Urutan Pancasila dan Perdebatan Syariat Islam di Piagam Jakarta

Masjid bekas gereja dengan lukisan Yesus yang masih dipertahankan

Kisah Perempuan Indonesia Penyelamat Harimau

Inilah Fakta Pengaruh Ajaran Fethullah Gulen di Indonesia

Bisakah Otak Berkembang Setelah Usia Dewasa? Bisa, Ini Caranya

Sering Salah Panggil Nama Orang? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Saat Bangunan Intelektual Rumi Terkoyak, dan Tenggelam di Dunia Sufi

Diremas Dadanya Oleh Orangutan, Turis Wanita ini Malah Tertawa

Mengapa Manusia Bisa Merasakan Jika Ada Seseorang yang Menatapnya?

Ini Sebabnya Mengapa Hitler Pakai Kumis Model Sikat Gigi

Konsep Hijâb dalam Tradisi Yahudi, Nasrani, dan Islam

Hadeuh ... Jokowi Adu Panco dengan Kaesang, Lihat Videonya:

Ingin Awet Muda, Olahraga dan Kurangi Berat Badan

Erdogan dan Gulen, Kawan yang Berubah jadi Lawan

Ada Korelasi antara Gen dan Kebahagiaan Seseorang

Mau Langsing? Ini 4 Cara Aktifkan Hormon Penurun Berat Badan

Atas Nama Kekuasaan dan Syahwat

  • Homearrow
  • NEWS & FEATURESarrow
  • INTERNASIONAL
Powered by Helix
Copyright © GALABERITA 2016 Vina Junies. All Rights Reserved.Valid XHTML and CSS
Joomla! 3 Templates

Valid CSS!

Goto Top
  • Home
  • NEWS & FEATURES
    • NASIONAL
    •  
    •  
    • ENTERTAINMENT
    • SAINSTEKNO
    •  
    •  
    •  
    •  
    • FEATURES
    • OPINI
  • LINK
    • DETIK
    • TEMPO
    • KOMPAS
    • DW
    • BBC
    • VOA
    • YOUTUBE
    • NATIONAL GEOGRAPHIC
    • BeritaSatu