Yuk, Kita Mengenal Sosok Para Pahlawan Nasional dari Jawa Barat

Pahlawan Nasional dari Jawa Barat

Sebenarnya sejak duduk di bangku sekolah dasar (SD) kita sudah sering melihat gambar-gambar pahlawan dalam pelajaran sejarah. Ya, setiap daerah di Indonesia tentunya memiliki sosok pahlawan yang berjuang dalam mengusir para penjajah.

Begitu juga dengan daerah Jawa Barat yang memiliki sederet pahlawan nasional. Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi seputar sosok pahlawan nasional dari daerah Jawa Barat, mari kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

1. Otto Iskandar Dinata

Menurut informasi yang didapat, Otto Iskandar Dinata merupakan salah satu pahlawan nasional asli dari tanah Sunda yang terkenal denga julukan “Si Jalak Harupat“. Ya, pria kelahiran Bojongsoang 1987 ini merupakan anak bungu dari pasangan Raden Haji Adam Rahmat dan Siti Hidayah.

Otto Iskandar Dinata mengenyam pendidikan di Hollandsch-Inladsche School (HIS) di kota Bandung, kemudian di lanjutkan ke Kweekschool Onderbouw yang juga masih berada di kota Bandung.

Adapun mengenai peran Otto Iskandar Dinata untuk bangsa Indonesia, yakni terlibat dalam perumusan kemerdekaan dengan bergabung menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Ketika kabinet RI untuk pertama kalinya terbentuk, Otto memegang jabatan sebagai Menteri Negara.

Berkat jasanya yang telah diberikan, Otto Iskandar Dinata pun dinobatkan sebagai Pahlawan Nasioal yang berdasarkan Surat Keputusan Presiden Republik Indonesia No. 008/TK/Tahun 1973 pada tanggal 6 November 1973.

2. KH Zainal Mustafa

Bisa dipastikan bahwa seluruh masyarakat Tasikmalaya sudah tidak asing lagi dengan sosok pahlawan bernama KH Zainal Mustafa. Ya, jelas demikian, sebab beliau merupakan putra Tasikmalaya asli kelahiran 1 Januari 1899.

Sejak kecil KH Zainal Mustafa memang sudah dibekali dengan ilmu agama Islam. Sepulang melaksanakan ibadah haji, ia mendirikan sebuah pondok pesantren bernama Sukamanah di desa Cikembang. Kegiatannya pun dihabiskan untuk berdakwah dan menyiarkan ajaran agama Islam.

KH Zainal Mustafa terkenal dengan sifatnya yang sangat keras terhadap penjajah Belanda dan Jepang. Sehingga tak heran jika ia dibenci oleh pemerintahan Belanda maupun Jepang. Bahkan, ceramah KH Zainal Mustafa kerap dihentikan oleh beberapa oknum lokal yang pro terhadap penjajah.

Mengingat dakwahnya selalu menyerukan Jihad untuk melawan penjajah, akhirnya KH Zainal Mustafa bersama tiga ulama lainnya ditangkap oleh pemerintah Belanda. Pada tanggal 6 November 1972, KH Zainal Mustafa dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional yang berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia no. 064/TK/Tahun 1972.

3. Djuanda Kartawijaya

Seperti KH. Zainal Mustafa, Djuanda Kartawijaya juga merupakan Pahlawa Nasional asal Tasikmalaya, Jawa Barat. Ia merupakan anak pertama dari pasangan Raden Kartawijaya dan Nyi Monat. Djuanda Kartawijaya kerap aktif dalam organisasi non-politik, seperti Muhammadiyah dan Paguyuban Sunda.

Tak cuma itu, Djuanda Kartawijaya juga sempat menjabat sebagai Perdana Menteri ke-10 sekaligus Menteri Keuangan dalam Kabinet Kerja I. Salah satu jasa Djuanda Kartawijaya yang paling dikenal oleh masyarakat, yaitu berupa deklarasi Djuanda yang terbentuk pada tanggal 12 Desember 1957.

Dalam Deklarasi Djuanda tersebut menegaskan kepada dunia bahwa laut di Indonesia merupakan bagian dari laut sekitar, serta diantara dan di dalam kepulauan Indonesia menjadi kesatuan wilayah Republik Indonesia.

4. Raden Eddy Martadinata

Sosok pahlawan Nasional asal Jawa Barat berikutnya yang akan dibahas, yakni bernama Raden Eddy Martadinata. Ia merupakan putra asli Bandung yang berjasa dalam pembentukan Badan Keamanan Rakyat (BKR) Laut Pusat pada 10 September 1945.