Meskipun Tim Nasional Indonesia tak ikut dalam perhelatan Piala Eropa 2016, nama Indonesia akan diwakilikan lewat gelandang Radja Nainggolan yang bermain untuk Tim Nasional Belgia.
Nama Radja Nainggolan memang tak lagi asing di kuping pecinta sepak bola di Tanah Air. Lahir dari seorang bapak keturunan suku Batak dan ibu asli Belgia, Radja sukses menjadi salah satu pemain besar di Eropa.
Hebatnya lagi, Radja termasuk dalam generasi emas Belgia di dunia sepak bola. Belgia diperkirakan akan berbicara banyak dalam gelaran Piala Eropa kali ini dengan generasi emasnya itu. Selain Radja, Belgia akan diperkuat sejumlah pemain bintang seperti Eden Hazard, Romelu Lukaku, Kevin De Bruyne, Toby AlderWeierld, hingga penjaga gawang Thibaut Courtois.
Kekuatan skuat yang merata di setiap lini seperti itu pantas membuat publik Belgia berharap lebih pada Piala Eropa kali ini. Mungkin saja mereka akan berhasil menyamai capaian menjadi finalis Piala Eropa pada 1980.
Tim ini tajam dalam menyerang serta kuat dalam bertahan. Pada babak kualifikasi, skuad asuhan Marc Walmot berhasil menyarangkan 24 gol ke gawang lawan dan hanya kebobolan 5 gol dalam 10 laga. Belgia pun berhasil menjadi juara grup B mengalahkan Wales yang diperkuat pemain termahal di dunia, Gareth Bale.
Di babak penyisihan grup, Belgia akan bertarung dengan tiga tim yang juga tak bisa dipandang sebelah mata. Italia, Swedia, serta Republik Irlandia siap menjegal mimpi Eden Hazard cs.
Italia bisa dibilang akan menjadi lawan paling tangguh bagi Belgia. Berstatus sebagai finalis pada Piala Eropa 2012, skuad asuhan Antonio Conte tentu ingin meraih posisi puncak kali ini.
Secara materi pemain, Italia banyak diperkuat pemain-pemain uzur. Tak heran jika mereka berada di peringkat ketiga skuad dengan rata-rata pemain tertua pada Piala Eropa kali ini. Rata-rata usia pemain Italia 28,57 tahun.
Namun, jika melihat permainan Italia yang tak terlalu mengandalkan kecepatan maka usia dan kekuatan fisik bukanlah menjadi masalah. Italia tampaknya akan tetap memainkan pakem pertahanan gerendel yang menjadi ciri khas mereka dan sukses membawa mereka menjadi tim yang tak terkalahkan selama babak kualifikasi lalu.
Pelatih Antonio Conte pernah bereksperimen memainkan skema menyerang saat uji coba melawan Spanyol Maret lalu. Hasilnya memang cukup menggembirakan karena mereka berhasil menahan imbang juara Piala Eropa dua kali berturut-turut itu. Tapi itu dengan catatan Spanyol tak turun dengan skuad terbaiknya.
Swedia akan menjadi kuda hitam di Grup E. Bagi penyerang Zlatan Ibrahimovic, ajang Piala Eropa kali ini kemungkinan akan menjadi kali terakhirnya dia membela Timnas Swedia di kompetisi besar. Maklum, Ibra sudah berumur 34 tahun.
Hal itu bisa menjadi motivasi tambahan bagi Ibra untuk membawa timnya meraih posisi setinggi mungkin. Bahkan, jika memungkinkan Ibra akan membawa Swedia menyamai raihan terbaik mereka menjadi semi finalis Piala Eropa 1992.
Irlandia bisa dianggap sebagai tim paling lemah di Grup E. Sama seperti Italia, Irlandia akan diperkuat tim berusia uzur. Bahkan mereka merupakan tim tertua dalam kompetisi kali ini. Rata-rata usia pemain Irlandia adalah 29,39 tahun.
Skuad asuhan Martin O'Neill akan bertumpu pada sejumlah pemainnya yang berlaga di Liga Inggris. Penyerang Shane Long yang merumput bersama Southampton akan ditopang kuartet gelandang Wes Hoolahan (Norwich), Jon Walters (Stoke), James McCarthy (Everton), serta Jeff Hendrick (Derby).
Meskipun diperkuat pemain yang berlaga di liga besar Eropa, sayangnya prestasi mereka selama ini bisa dibilang tak cukup baik. Di babak kualifikasi saja, Irlandia hanya berhasil menduduki posisi ketiga Grup D. Mereka kalah dari Jerman dan Polandia sehingga harus melalui babak play-off untuk lolos ke putaran final.
Jadwal lengkap Grup E:
Senin, 13 Juni 2016
23:00 WIB – Irlandia vs Swedia
Selasa, 14 Juni 2016
02:00 WIB – Belgia vs Italia
Jumat,17 Juni 2016
20:00 WIB – Italia vs Swedia
Sabtu, 18 Juni 2016
20:00 WIB – Belgia vs Irlandia
Kamis, 23 Juni 2016
02:00 WIB – Italia vs Irlandia
02:00 WIB – Swedia vs Belgia
FEBRIYAN/TEMPO
