Film animasi Finding Dory tetap menjadi film terlaris di Amerika Serikat memasuki minggu kedua penayangannya, disusul Independence Day: Resurgence di peringkat kedua.
Produksi Disney Pixar tersebut meraup keuntungan US$73,2 juta (sekitar Rp951,6 miliar) untuk pekan kedua penayangan setelah mendapatkan sekitar Rp1,8 triliun saat dirilis akhir pekan sebelumnya.
Dory -yang merupakan lanjutan Finding Nemo- menjadi film terlaris sepanjang 2016 setelah dalam total 10 hari terakhir menghasilkan US$285,6 juta (sekitar Rp3,7 triliun).
Sedangkan film sekuel Independence Day pada pekan kedua hanya meraup US$41,6 juta (sekitar Rp540,8 miliar).
Adapun The Shallows yang dibintangi oleh Blake Lively terjual melebihi prediksi, yaitu US$16,7 juta (sekitar Rp217,1 miliar). Film yang dibuat di Australia ini menduduki peringkat keempat dan hanya mengeluarkan biaya US$17 juta (sekitar Rp221 miliar).
Bagaimanapun pemasukan total Finding Dory masih di bawah Finding Nemo, dengan selisih sejauh ini sebenarnya 'tinggal' sebesar US$100 juta (sekitar Rp 1,3 miliar).
Adapun Independence Day: Resurgence menelan biaya pembuatan sebesar US$165 juta (Rp2,1 triliun) namun sejauh ini 'baru mengumpulkan' US$102 juta (Rp1,3 triliun) dari 57 pasar sejak pertama kali ditayangkan, sehingga masih membutuhkan penjualan tiket sebesar-besarnya untuk meraup keuntungan.
Peringkat ketiga diduduki film komedi aksi Central Intelligence, yang dibintangi Kevin Hart dan Dwayne Johnson, dengan pemasukan US$18,4 juta (Rp239,2 miliar) dalam minggu kedua dan sekarang sudah mencapai US$69 juta (Rp897 miliar) dalam 10 hari terakhir ini.
